LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan campuran cairan surfaktan dan helikopter water bombing di embung buatan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Selasa (27/10/2026) sore. (SuarIndonesia/Polda Klasel)

penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan campuran cairan surfaktan dan helikopter water bombing di embung buatan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Selasa (27/10/2026) sore. (SuarIndonesia/Polda Klasel)

SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali menerapkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan campuran cairan surfaktan dan helikopter water bombing di embung buatan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Selasa (27/10/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan dan hadir pula Gubernur Kalsel, H Muhidin Kasatpol PP, Damkar Pemprov Kalsel serta Kepala Bapenda Provinsi.

Bersama Wakapolda, Plh. Wadansat Brimob dan Kabid Labfor Polda Kalsel.

Metode penanganan karhutla ini memadukan cairan surfaktan dengan penyiraman air dari udara menggunakan helikopter.

Cairan Surfaktan dicampurkan ke dalam air di embung buatan sebelum digunakan dalam proses water bombing untuk membantu penanganan titik api, terutama di kawasan lahan gambut.Penerapan metode tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan teknik pemadaman karhutla di Kalsel.

Penanganan melalui udara diharapkan dapat melengkapi pemadaman dari darat, termasuk penggunaan mesin pompa dan pipa suntik gambut untuk menjangkau bara di bawah permukaan tanah.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, SH, SIK, MM. mengatakan penanganan karhutla memerlukan kombinasi metode yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga :   DILALAP API Rumah Makan Pangandaran Banjarmasin

“Pemanfaatan surfaktan dan water bombing menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemadaman karhutla, khususnya di kawasan yang membutuhkan penanganan dari udara. Upaya ini juga melengkapi langkah pemadaman yang dilakukan personel di darat,” ujarnya.

Polda Kalsel bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan penanganan karhutla serta mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, guna mencegah munculnya titik api baru dan meluasnya kebakaran. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18