TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

SuarIndonesia — Hujan deras yang mengguyur kawasan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi harapan baru di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Namun, bara api masih ditemukan di sejumlah titik lahan bekas terbakar.

Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Dieno Hendro Widodo bersama personel Satbrimob, Dinas Kehutanan Kobar, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Sekonyer mendapati bara api saat melakukan pengecekan langsung di Desa Sekonyer, Senin (26/10/2026). Petugas tetap melakukan pemantauan meski sempat hujan deras demi memastikan bara api terkendali.

Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Dieno Hendro Widodo mengatakan hujan yang turun saat pengecekan menjadi kabar baik bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla. Ia menegaskan, personel Brimob bersama instansi terkait dan masyarakat akan terus bersinergi melakukan pemantauan agar kondisi lahan tetap terkendali.

“Alhamdulillah, hujan turun cukup deras saat kami melakukan pengecekan di lokasi. Tentu ini menjadi harapan baik bagi kita semua dalam membantu membasahi lahan yang terbakar. Meski demikian, kita tidak boleh lengah karena bara api masih dapat memicu kebakaran kembali,” ujar Dieno Hendro dilansir dari detikKalimantan.

“Kewaspadaan setelah api berhasil dikendalikan juga penting untuk mencegah kebakaran kembali meluas, terutama di kawasan hutan yang memiliki nilai penting bagi kelestarian lingkungan,” lanjutnya.

Baca Juga :   INOVASI Teknologi "Iceberg" Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan

Dieno juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Kesadaran serta keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam upaya mencegah karhutla. Hujan yang mengguyur Tanjung Puting diharapkan menjadi awal membaiknya kondisi lahan setelah dilanda kebakaran.

“Namun, selama bara api masih ditemukan, pengawasan tetap menjadi kunci untuk mencegah munculnya titik api baru dan mengurangi ancaman kabut asap di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan
WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla
MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan
VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas
PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027
PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla
TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca