BAWASLU Telusuri Rokok Bergambar Anies-Cak Imin di Bali

- Penulis

Selasa, 19 Desember 2023 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokok bergambar calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN). (Istimewa)

Rokok bergambar calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN). (Istimewa)

SuarIndonesia — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana, Bali akan menelusuri informasi tentang dugaan beredarnya rokok bergambar pasangan Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN).

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Jembrana Pande Made Ady Muliawan mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan soal beredarnya bungkus rokok bergambar capres dan cawapres nomor urut 1 itu di Jembrana, Bali.

“Saya sudah instruksikan ke jajaran di kecamatan dan desa untuk melakukan penelusuran. Jadi peristiwanya seperti apa, lokasinya di mana, siapa yang memberikan, tujuannya apa, siapa yang menerima, masih kita telusuri. Apakah kemudian itu boleh atau tidak,” kata Pande, Selasa (19/12/2023), kutip SuarIndonesia dari CNNIndonesia.

“Saya belum bisa memastikan karena rokok ini dalam pemahaman kami adalah bahan kampanye. Cuma bahan kampanye itu sudah disebutkan hanya 12 item, rokok itu tidak termasuk di sana. Yang paling mendekati itu, makanan atau minuman, apakah rokok itu masuk ke dalam kategori makanan dan minuman itu, nah ini harus kita kaji dulu,” imbuhnya.

Bawaslu, kata dia, juga menyatakan, telah menerima gambar peredaran bungkus rokok tersebut yang beredar di Jembrana, Bali.

“Kita sudah menerima dari teman-teman media, ada dua atau tiga media yang menghubungi saya. Kemudian Bawaslu Provinsi Bali, juga sudah disampaikan ke kami terkait dengan penyebaran rokok yang bergambar paslon,” ujarnya.

Pihaknya juga belum mengetahui, apakah rokok itu sudah beredar atau tidak di wilayah Jembrana, Bali.

“Itu yang kita belum tahu, ini teman-teman di lapangan masih menindaklanjuti kira-kira sebarannya di mana? Kami ingin lihat sebarannya dulu, kayaknya masih belum masif,” ujarnya.

Menurutnya, bungkusan rokok bergambar capres-cawapres tersebut bisa saja pelanggaran bagi yang mengedarkan dan bisa berpotensi pidana.

“Saya kira bisa berpotensi menjadi pidana pemilu, kalau menurut saya, administrasi atau pidana. (Bisa dipidana) 2 tahun denda Rp24 juta kalau memang nanti terbukti pemberian uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih,” ujarnya.

Sementara, Juru Kampanye (Jurkam) Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) Bali, Ahmad Baraas merespons soal rokok bergambar calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN) yang beredar di Kabupaten Jembrana, Bali.

Baca Juga :   DINILAI TERCEPAT di Indonesia DPRD-Pemprov Kalsel Sepakati KUA PPAS 2027-KUPA PPAS 2026

Dalam rokok tersebut, selain memuat gambar pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, kemasan rokok filter itu juga memuat logo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan juga tulisan “Indonesia Adil Makmur untuk Semua,” dan pada kemasan rokok tanpa ada pita cukai.

Baraas mengatakan, bahwa sebenarnya rokok tersebut itu hanya beredar di media sosial atau kiriman lewat jejaring WhatsApp dan belum tentu beredar di Bali.

“Itu (beredar) di medsos saja, rokoknya enggak ada. Kan banyak dikirim lewat WA atau apa. Tapi rokoknya enggak ada. Saya enggak tahu apa itu editan atau apa, belum pasti itu (beredar di Bali),” kata dia, saat dikonfirmasi Selasa (19/12/2023).

Pihaknya juga menegaskan, bahwa dari tim kampanye pusat AMIN tidak ada mengirimkan alat peraga kampanye berupa foto di rokok yang memasang gambar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Pertama begini, bahwa tim kampanye AMIN di pusat itu tidak ada mengirim alat peraga kampanye berupa foto yang menggunakan rokok, kemudian memasang gambar AMIN. Itu tidak pernah ada, kami tidak pernah terima. APK seperti itu tidak ada,” ujarnya.

“Kemudian kedua, ini kan banyak orang yang melakukan black campaign terhadap lawan-lawan yang dianggap potensial untuk menang,” lanjutnya.

Ia juga menilai, dengan adanya rokok bergambar calon capres-cawapres nomor 1 itu ada unsur kampanye hitam.

“Iya (ada black campaign) dari pihak lain. Kita enggak tahu siapa yang membuat itu, yang jelas itu orang yang ingin men-downgrade elektabilitas AMIN,” ujarnya.

“Kita tidak pernah mengedarkan itu. Jadi kita baru tahu (sebelumnya), belum tahu. Setelah dikasih tahu tadi, kita konfirmasi kepada teman-teman di pusat itu, tidak ada produk alat peraga kampanye yang menggunakan bungkus rokok seperti itu,” ujarnya. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca