Suarindonesia – Wakil Hulusungai Utara (HSU) dan Banjarmasin keluar sebagai pemenang Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026. Grand Final berlangsung di Hotel Grand Maya, Sabtu (24/10) malam..
Muhammad Abdi Rahman dan Shouma Hunafa, menyandang gelar Nanang dan Galuh Kalsel 2026. Adapun Wakil I Nanang diraih Muhammad Faishal dari Kota Banjarmasin dan Wakil I Galuh diraih Nayla Amali dari Kabupaten Banjar.
Wakil II Nanang diraih Nazril Wafa Pandya dari Kabupaten Banjar, sedangkan Wakil II Galuh diraih Nayshila Puspita dari Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Wakil III Nanang diraih Thariq dan Wakil III Galuh diraih Sasi Rasyida, keduanya dari Kota Banjarmasin. Wakil IV Nanang diraih Aldi Saputra dari Kabupaten Barito Kuala dan Wakil IV Galuh diraih Ayu Zahra dari Kabupaten Banjar. Sementara itu, Wakil V Nanang diraih Hijrah Mubarak dari Kota Banjarbaru dan Wakil V Galuh diraih Tatia Mida Rahmawati dari Kabupaten Barito Kuala.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menekankan pentingnya menjadikan Nanang dan Galuh sebagai mitra strategis pemerintah. Dalam menghidupkan kembali kearifan lokal di tengah masyarakat.
Menurut Syarifuddin, masih banyak generasi muda yang belum mengenal kekayaan budaya daerahnya sendiri. Karena itu, keberadaan Nanang dan Galuh harapannya dapat menjadi jembatan untuk mendekatkan budaya lokal kepada masyarakat, khususnya kalangan anak muda.
“Melalui pemilihan Nanang dan Galuh ini, nantinya mereka dapat mengangkat budaya-budaya lokal. Masih banyak anak-anak kita yang belum mengetahui budaya sendiri. Dengan kegiatan positif bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, kita ingin kearifan-kearifan lokal kembali muncul,” ujar Syarifuddin.
Ia menegaskan, peran Nanang dan Galuh terwujud melalui kegiatan yang berkelanjutan, bukan hanya selama masa pemilihan atau ketika menghadiri kegiatan seremonial. Para duta budaya terlibat dalam berbagai aktivitas kebudayaan di kabupaten/kota masing-masing, dengan penugasan dan ukuran kinerja yang jelas.
“Pemerintah provinsi mendukung langkah Dinas pendidikan dan kebudayaan menempatkan Nanang dan Galuh sebagai mitra kerja, lengkap dengan penugasan dan ukuran kinerja di kabupaten dan kota masing-masing,” tambahnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















