MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

SuarIndonesia — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendorong pelibatan pesantren dalam upaya menjaga kelestarian hutan, serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Menurut Cak Imin, pelibatan pesantren dalam menjaga hutan maupun mencegah karhutla memungkinkan karena institusi tersebut memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Sebetulnya di mana ada pesantren, biasanya ada keberpihakan dan ada tindakan-tindakan preventif karena sudah banyak pesantren yang menjadi kekuatan penjaga lingkungan,” kata Cak Imin dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Oleh sebab itu, dia memandang pesantren perlu mendapat ruang lebih besar dalam kebijakan pelestarian lingkungan.

Ia kemudian meminta Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Kehutanan, serta pemerintah daerah untuk tidak mengabaikan potensi pesantren tersebut, terutama dalam merumuskan strategi perlindungan hutan.

Sementara itu, dia mengatakan persoalan karhutla semestinya menjadi bahan evaluasi agar upaya menjaga hutan ke depan tidak hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan.

“Kita jadikan kebakaran hutan ini sebagai evaluasi. Sekarang kita jaga hutan, namun ke depan dengan melibatkan masyarakat lokal, dan melibatkan pesantren dengan kearifannya terhadap lingkungan,” katanya.

Abdul Muhaimin Iskandar (ketiga kanan) memberikan bantuan kepada petugas maupun relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan, di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: HO-PKB)

Santuni petugas pemadam karhutla di Kalimantan Selatan

Sementara itu,  A Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memberikan santunan atau bantuan kepada para petugas maupun relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Cak Imin dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (24/10/2026), mengatakan bantuan tersebut sebagai apresiasi atas dedikasi petugas dan relawan yang terus berjuang memadamkan karhutla di tengah kondisi yang tidak mudah.

Selain itu, dia mengatakan bantuan diberikan karena perjuangan mereka perlu mendapatkan perhatian dan dukungan bersama, apalagi mengingat risiko yang dihadapi mereka saat bertugas untuk melindungi masyarakat dari dampak karhutla.

Peringati Hari Santri di Banjarbaru

Baca Juga :   MEMBARA Lahan Gambut di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Turun Langsung Padamkan

Sementara itu,  Muhaimin Iskandar,  dalam Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Al-Falah Putera, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan berlangsung semarak, Sabtu (24/10/2026) sore.

Cak Imin menyoroti kondisi pesantren di tanah air yang menurutnya dari segi infrastruktur dan bangunan berkualitas baru mencapai sekitar satu persen.

”Mayoritas pesantren-pesantren itu berdiri mandiri, kokoh dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia memberikan rasa hormat, terima kasih, bangga, dan apresiasi tinggi kepada para pengelola pesantren yang terus berjuang mendidik anak-anak bangsa.

”Pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin memberikan perhatian, bantuan, dan dukungan,” ucapnya.

Cak Imin juga mengajak seluruh pesantren di Indonesia menjadikan momentum Hari Santri untuk melakukan transformasi dan pembenahan internal.

Ia bahkan menyarankan agar pesantren yang dinilai kurang efektif bisa melakukan penggabungan (merger).

”Langkah ini penting agar dari jumlah sekitar 40.000 pesantren di Indonesia, nantinya dapat terus kita dorong menjadi pesantren-pesantren yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.

Tak hanya soal pendidikan, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat juga berkomitmen mendorong ekosistem di lingkungan pesantren agar berkembang menjadi potensi  ekonomi daerah.

”Karena memang di dalam situs pesantren yang santrinya sepert di Al-Falah ini ada 4.500, tentu ada ekosistem ekonomi yang mandiri, kekuatannya yang kokoh ini bisa diduplikasi menjadi sistem pengelolaan pesantren dan ekosistem ekonomi yang ada di lingkungannya, terutama masyarakat,” paparnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca