Suarindonesia – Aditya Mufti Ariffin telah mengundurkan diri dari jabatan Walikota Banjarbaru periode 2021-2026.
Kepastian pengunduran diri telah disampaikan Aditya saat rapat paripurna dengan DPRD Banjarbaru, Kamis (6/3/2025).
Dengan mundurnya Aditya secara aturan otomatis Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono, menjadi pelaksana harian (PLH) Walikota Banjarbaru.
Selain melepas jabatan Walikota Bajarbaru, Aditya juga mundur dari Ketua Partai Politik (Parpol) PPP Kalsel.
Konsekuensi itu ia ambil karena berkarid di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), tepatnya PT. Jasindo.
Sekretaris DPW PPP Kalsel, Arief Rahman Hakim angkat bicara.
Kata dia, Aditya sudah mengundurkan diri dari partai.
“Rencananya, malam ini surat pengunduran akan diteken,” tutur Arief dihubungi melalui aplikasi perpesanan Whatsapp, Kamis malam.
Setelah diteken, surat pengunduran diri Aditya akan dikirimkan ke dewan pimpinan pusat partai berlambang ka’bah itu. Lantas siapa pengganti Aditya sebagai Ketua DPW PPP Kalsel?.
Arief mengklaim jabatan ketua dilimpahkan ke dirinya untuk sementara waktu.
Yakni sebagai pelaksana tugas. “Langkah yang diambil beliau (Aditya) adalah keputusan yang sudah dipikirkan secara matang bersama keluarga dan pihak partai,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















