ZEBRACROSS di Depan Duta Mall, Demam Fashion Week di Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 28 Juli 2022 - 00:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Demam Citayam Fashion Week di Jakarta sepertinya sudah mulai menjangkit ke Kota Banjarmasin. Pasalnya baru-baru ini laman media sosial tengah diramaikan dengan aktivitas serupa yang digelar di beberapa titik di Kota Baiman ini.

Seperti di fasilitas penyeberangan atau Zebracross depan Duta Mall Banjarmasin dan Kawasan Kota Lama.

Fenomena tersebut membuat Antropolog di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Nasrullah angkat bicara.

Ia menilai demam fashion week yang belakangan terjadi juga menjangkiti generasi muda di Kota Banjarmasin ini tidak lepas dari akses informasi yang saat ini sudah sangat mudah dan cepat.

“Apalagi, jika informasi itu berkaitan dengan gaya hidup dan ekspresi anak muda. Karena zaman sekarang apa pun yang sudah menjadi trenf, maka secara otomatis akan langsung tersebar ke mana-mana,” ucapnya pada, awak media, Rabu (27/07/2022).

Selain itu, Dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM itu juga melihat legalitas keberadaan fashion week di Jakarta, yang membuat anak muda di Banjarmasin merasa juga bisa melakukan hal yang sama.

Kemudian, hal yang membuat tren ini muncul di Kota Banjarmasin juga dikarenakan situasi pelonggaran yang diberikan pemerintah ‘pasca’ Covid 19.

“Karena selama pandemi kemarin, segala pembatasan yang dilakukan pemerintah dalam protokol kesehatan membuat berbagai macam ekspresi tidak bisa dilakukan,” ucapnya.

“Dan fenomena ini terjadi karena segala pembatasan yang sebelumnya diterapkan sudah mulai dibolehkan oleh protokol kesehatan,” tambahnya.

Menurutnya, demam fashion week yang sedang jadi perbincangan ini bisa menjadi fenomena yang positif. Karena selain menjadi tempat berkumpulnya kawula muda, kawasan yang jadi tempat unjuk kebolehan itu sedikit banyaknya akan membantu perekonomian warga.

“Karena di mana orang berkumpul, pasti banyak yang berjualan.”

Namun, dirinya menyayangkan aktivitas tersebut dilakukan di tempat umum alias di ruang publik yang besar kemungkinan akan menggangu aktivitas masyarakat. Khususnya di jalan raya.

“Karena ini dilakukannya di jalan raya, pastinya akan menganggu lalulintas dan mungkin akan membuat kemacetan,” ujarnya.

Baca Juga :   KEMBANGKAN BISNIS, Bangun Banua Kejar Kenaikan PAD Kalsel

Selain kemacetan, ia juga memastikan aktivitas tersebut akan menjadi sumber tumpukan sampah.

Karena itu, Nasrullah meminta agar pemerintah kota (pemko) segera melihat fenomena ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya mengarahkan gelaran fashion show di area car free day (cfd) setiap hari Minggu.

“Atau bisa juga di Duta Mall itu. Karena yang baru-baru viral ini kan aktivitas fashion show di zebracross depan Duta Mall,” katanya.

“Jangan sampai ekspresi mereka itu bergerak liar begitu saja, dan tiba-tiba aktivitas mereka ditertibkan oleh petugas Satpol PP atau kepolisian,” tambahnya.

Jika pemerintah menilai hal ini sebagai tren yang positif, maka berbagai pihak harus terlibat dalam mengayomi ekspresi generasi ini. Alhasil, ia menyarankan agar terjadinya simbiosis mutualisme dalam fenomena yang saat ini tetjadi.

“Agar anak muda bisa di beri ruang untuk berekspresi, apalagi kan sekarang sudah ada staf muda wali kota sudah ada,” pungkasnya.

Bukan tanpa alasan, ia menjelaskan, yang namanya tren pasti lama kelamaan bisa hilang dengan sendirinya. Tapi tren ekspresi anak muda ini bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk membuka kesempatan bagi pelaku usaha fashion yang saat ini sedang menjamur di Banjarmasin.

“Jangan dibiarkan fenomena ini memudar, karena tren ini menjadi demam tersendiri bagi generasi muda yang usianya masih belasan tahun,” ungkap Nasrullah.

“Tapi kita tekankan sekali lagi, fenomena ini perlu diarahkan ke tempat yang pas dan aman agar tidak menganggu kepentingan publik,” sambungan.

Ia menerangkan, fenomena peniruan aktivitas fashion di tempat publik ini sangat mungkin juga terjadi di Banjarmasin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca