Suarindonesia – Kaget ! sang ayah bernama Suriadi (64) temukan anaknya tak bernyawa gantung diri, Rabu (21/10/2026) sore.
Anaknya itu berinisial MLR(25) ditemukan di rumah bedakan (sewaan) miliknya di kawasan Jalan A Yani Km 5,5 (belakang Stadion Lambung Mangkurat), RT 02 RW 01 Banjarmasin Selatan.
Suriadi, sekitar pukul 17.00 Wita bermaksud menemui anaknya di rumah yang berada di sebelah tempat tinggalnya.
Namun, setibanya di lokasi, Suriadi dikagetkan dengan kondisi anaknya yang tergantung menggunakan tali berwarna biru terikat pada bagian plafon di tengah kamar tidur.
Melihat kejadian tersebut, ayah korban kemudian melepaskan tali yang melilit leher anaknya dan membaringkan tubuh korban di atas kasur.
Berdasarkan keterangan keluarga, selama ini korban diketahui dalam keadaan baik-baik saja dan tidak memiliki masalah dengan orang lain.
Meski demikian, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya.
Keluarga selanjutnya memeriksa kondisi tubuh korban dan mengaku tidak menemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan.
Pihak keluarga juga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum terhadap jenazah korban di rumah sakit. Penolakan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat oleh pihak Polsek Banjarmasin Selatan.
Saat anggota kepolisian tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan, korban sudah diturunkan oleh keluarganya dan tali yang digunakan telah dipotong.
Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens, melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno, membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi.
Meski keluarga menyatakan tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan keterangan keluarga.(DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















