KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kawanan Bekantan keluar dari habitatnya menuju area dekat jalan raya A Yani Km 17 (dekat Tugu 17 Mei) Gambut Kabupaten Banjar  Kalimantan Selatan.

Kuat dugaan akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta cuaca panas.

Kawasan itu terhubung pula Jalan Gubernur Soebardjo atau Jalan Lingkar Selatan, yang masih banyak hutannya dan salah satu ruas jalan penting di Kalimantan Selatan yang menghubungkan wilayah Banjarmasin, Kabupaten Banjar, hingga ke kawasan perbatasan Banjarbaru / Liang Anggang.

Dari keterangan Kamis (22/10/2026), sejumlah petugas terkait, termasuk Kepolisian,hngga kini  ada di lokasi melakukan pemantauan.

Dimana Bekantan terpaksa mendekati pemukiman dan jalan raya karena hutan tempat tinggalnya mengalami kekeringan dan terbakar.

Tangkapan layar dilansir melalui unggahan Instagram @info_banjarmasin, kawanan  hewan maskot Kalsel ini terlihat bergelantungan di sisa-sisa pohon yang terbakar hingga mendekati jalan raya.

Bekantan muncul di lahan bekas terbakar sejak, Rabu (21/10/2026) karena kepanasan, dehidrasi dan mencari air minum di sungai yang ada di pinggir jalan utama ini.

“Mohon izin bantuan tuk diteruskan ke instansi yg berwenang, ini ada beberapa bekantan di dekat tugu KM 17 gambut kabupaten banjar,” terang unggahan tersebut.

Saat itu tak hanya bekantan dewasa, terlihat pula seekor anak bekantan yang kebingungan hendak memanjat pohon.

Kondisi kekeringan yang parah membuat sumber air tawar di dalam hutan mengering atau terintrusi oleh air laut (menjadi asin).

Baca Juga :   KABUT ASAP Selimuti Banjarmasin, Balakar 654 Bagikan 15.350 Masker

Sehingga primata langka ini terpaksa turun ke tanah dan bermigrasi mendekati pemukiman warga demi bertahan hidup.

Diingatkan pula dalam kondisi seperti ini, yang dielansir dari beberapa sumber hindari kontak fisik dan visual langsung.

Biarkan Bekantan mengambil makanan atau minuman yang Anda letakkan dari jarak aman secara mandiri.

Jangan menatap mata bekantan secara langsung atau tersenyum lebar (memperlihatkan gigi), karena dalam bahasa tubuh primata, hal ini dianggap sebagai tantangan atau ancaman.

Berikan Ruang dan Jalur Keluar, jangan mengepung, memojokkan, atau menghalau bekantan dengan kekerasan (seperti memukul atau melempar batu).

Stres ekstrem akibat ketakutan bisa memicu serangan jantung atau kematian pada satwa liar.  Segera hubungi BKSDA atau Damkar, jangan mencoba memelihara atau menangkapnya sendiri.

Segera laporkan kemunculan tersebut kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat atau petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) agar satwa bisa dievakuasi, diberi penanganan medis yang tepat, dan dilepasliarkan kembali ke habitat yang aman. (ZI)

 

.

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Merah 1, RT 48 RW 04, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (23/10/2026) subuh (SuarIndonesia/DO)

Kalsel

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:02

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca