WARGA Pulau Lemukutan Batas RI-Malaysia Deklarasi Anti Narkotika

- Penulis

Senin, 24 Juni 2024 - 23:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNNP Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto (ketiga kanan) bersama Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis (kedua kiri) dan Wakil Ketua DPRD Kab Ketapang, Jonedhi (kedua kanan) saat melaksanakan Deklarasi Anti Narkoba di dermaga Teluk Melano, Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (24/6/2024). [ANTARA/Jessica Wuysang]

Kepala BNNP Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto (ketiga kanan) bersama Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis (kedua kiri) dan Wakil Ketua DPRD Kab Ketapang, Jonedhi (kedua kanan) saat melaksanakan Deklarasi Anti Narkoba di dermaga Teluk Melano, Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (24/6/2024). [ANTARA/Jessica Wuysang]

SuarIndonesia — Masyarakat Desa Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang perbatasan Indonesia dan Malaysia, wilayah Kalimantan Barat bersama Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat deklarasi anti narkotika sebagai upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

“Lemukutan salah satu desa yang dipilih karena memang berbatasan langsung dengan Malaysia dan juga pulau pesisir, sehingga perlu gerakan dan komitmen bersama memerangi peredaran narkoba,” kata Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Polisi Sumirat Dwiyanto, saat menghadiri deklarasi anti narkotika, di Dermaga Teluk Melano Pulau Lemukutan Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (24/6/2024).

Dikutip dari AntaraNews, Sumirat menjelaskan Kabupaten Bengkayang merupakan daerah perbatasan yang juga ada beberapa kasus peredaran narkoba pada Tahun 2019 masuk narkoba dengan berat kurang lebih 107 kilogram narkoba jenis sabu dan beberapa kasus lainnya yang masuk dari wilayah Bengkayang atau Jagoi Babang.

Selain itu, Satgas Pamtas Jagoi Babang juga berhasil mengamankan sekitar 21 kilogram sabu.

Ia mengatakan Pulau Lemukutan memiliki potensi wisata luar biasa, bahkan lima bulan terakhir kurang lebih 25 ribu wisatawan yang berkunjung ke Lumukutan diantaranya merupakan orang asing.

Di Pulau Lumukutan juga memiliki potensi pala, cengkeh, kerang mutiara, rumput laut dan alamnya juga luar biasa.

“Dengan potensi itu, perlu kita tingkatkan ekonomi masyarakat sehingga harapannya masyarakat bisa jauh dan terhindar dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” kata Sumirat.

Sumirat juga menyebutkan Pulau Lumukutan merupakan tempat rehabilitasi para pecandu narkotika dan ada yayasan yang menangani pasca rehabilitasi dengan membuat bagan ikan teri dan juga pengolahan pala, rumput laut serta hasil lainnya.

“Pecandu yang ada di seluruh Kalimantan Barat yang saat ini ada sekitar 60 orang yang melakukan kegiatan pasca rehabilitasi dan kegiatan pembinaan lainnya,” jelasnya.

Dalam pasca rehabilitasi para pencandu narkotika juga dilakukan pembinaan dan pendampingan baik secara rohani dan jasmani serta metal dan fisik.

Baca Juga :   DUA PENDULANG EMAS Tewas Tertimbun Pasir

“Para pecandu pasca rehabilitasi di Pulau Lumukutan itu rata-rata tidak mau pulang, mereka merasa aman dan nyaman dan tidak mau lagi dibujuk rayu dalam pengaruh peredaran dan penyalahgunaan narkotika di luar,” kata Sumirat.

Sumirat mengapresiasi juga atas peran kepala desa yang turut serta membantu mengembangkan dan membina selama proses rehabilitasi dan pasca rehabilitasi untuk bisa pulih dan bangkit dari keterpurukan dan keputusasaan menuju pengharapan kehidupan masa depan.

“Mereka harus kita dampingi agar menjadi orang yang produktif dan aktif serta bisa menjadi contoh dalam menghindari peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Ditambahkan Sumirat, deklarasi anti narkotika merupakan peringatan Hari Anti Narkotika Sedunia (Hani) Tahun 2024 dengan tema “Masyarakat bergerak bersama melawan narkoba mewujudkan Indonesia bersinar”.

Sementara itu, Bupati Bengkayang Sebatinanus Darwis mengatakan Kabupaten Bengkayang merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan memiliki pulau pesisir yaitu Lemukutan, oleh karena itu dengan deklarasi anti narkoba masyarakat dan semua pihak sepakat berkomitmen untuk bersama-sama memerangi narkoba.

“Sebagai daerah perbatasan dan pesisir kita mesti jaga masyarakat kita dan kami menolak peredaran narkoba,” tegas Darwis.

Darwis mengatakan Indonesia saat ini darurat narkoba termasuk Kabupaten Bengkayang, sehingga perlu perhatian serius dan mendesak dilakukan secara masif gerakan melawan peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya peringatan hari anti narkoba merupakan momentum bagi semua pihak hingga lapisan masyarakat dalam bergerak bersama melawan peredaran narkoba.

“Kita harus bangkit bersama untuk mencegah peredaran narkoba gerakan penyelamatan penyalahgunaan narkoba dengan gerakan yang masif,” ajaknya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BKSDA-YIARI Translokasikan Orang Utan
KARANTINA KALBAR Cegah Perdagangan Satwa Liar di Perbatasan
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:31

KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21

PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:10

PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca