UNGKAP ALASAN Beda Data dengan BPS Ini Disampaikan Kadis TPH Kalsel

- Penulis

Rabu, 2 Desember 2020 - 21:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia– Dinas Tanaman Pangan dan Hortilultura (TPH) Kalsel menggunakan metodologi Sistem Informasi Tanaman Pangan (SIMTP) untuk penghitungan produksi gabah kering giling (GKG).

Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 2018 menggunakan metodelogi baru yaitu Kerangka Sampel Area (KSA).
Data yang digunakan dua institusi ini beda sejak 2018 karena perbedaan basis data yang digunakan.

Metodologi SIMTP mengambil data dari survei manteri tani secara riil di lapangan per kecamatan dengan total luas baku sawah (LBS) di Kalsel 548.369,5 hektare.

Sedangkan BPS mengambil data menggunakan metodelogi kerangka sampel area (KSA) yang sudah dipetakan secara resmi oleh Kementerian ATR BPN dengan total LBS hanya 291.145,20 hektare.

“Terdapat sisa LBS seluas 257.224 hektare yang secara riil masuk luas panen namun tak dihitung, karena Kementerian ATR/BPN masih belum selesai memetakan LBS secara keseluruhan di Kalsel. 257.000 hektare itu tidak diperhitungkan lalu sekarang jadi tanggung jawab siapa, perhitungan hasil panen dari petani?” kata
Kepala Dinas TPH Kalsel, Syamsir Rahman, baru baru tadi.

Akibat metode berbeda maka input data juga berbeda. Data Dinas TPH menunjukkan produksi GKG Kalsel tahun 2020 sekitar 2 juta ton sementara BPS merilis hanya 1,1 juta ton.

Baca Juga :   WAMENDAGRI Ungkap Alasan 27 November Jadi Libur Nasional

Dijelaskan Syamsir, pada tahun 2016 – 2017 metode perhitungan produksi gabah yang digunakan antara Pemprov Kalsel dan BPS sama – sama menggunakan SIMTP. Kemudian sejak tahun 2018 hingga 2020, BPS menggunakan perhitungan KSA.

“BPS mempersilahkan dan mengamini Dinas TPH tetap melanjutkan perhitungan dengan SIMTP, karena BPS juga tahu masih ada sebanyak  257.000 hektar LBS (luas baku sawah yang belum dimasukkan oleh Kemterian ATR BPN sebagai dasar perhitungan KSA,”  jelas Syamsir.

Pada tahun 2020 ini Kalsel juga melampaui target produksi gabah yang ditetapkan Kementan RI sebanyak 1,7 juta ton.

“Kita berhasil produksi 2 juta ton walaupun saat pandemi, itu artinya kita kelebihan 300 ribu ton gabah dari target yang ditetapkan menteri,” pungkas Syamsir.

Pada debat pamungkas atau ketiga antara Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, terjadi perbedaan data produksi GKG). Pasangan petahanan, H Sahbirin Noor dan H Muhidin (BirinMu) membeberkan surplus beras di Kalsel, namun diragukan oleh pasangan Denny Indrayana-Difriadi (H2H) mengacu pada data (BPS).(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PELANTIKAN BESAR-BESARAN, Tercatat 167 Pejabat Struktural Pemprov Kalsel
KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar
PERKARA OTT KPK Tiga Eks Pejabat Kejari HSU Berkasnya Teregistrasi Segerisidangkan di PN Tipikor Banjarmasin
SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi
DILANTIK EMPAT PEJABAT Termasuk Aspidsus dan Kajari, Begini Pesan Kajati Kalsel
PEMERIKSAAN SAKSI Pihak Tergugat Perkara Transaksi Tanah dan Perjanjian Pembayaran Ratusan Juta
KAYU LOG ILEGAL Disita di Kawasan Hutan Produksi Tanah Bumbu
TIM GEMOLOGI Australia-Prancis Teliti Berlian dan Warisan Geologi Meratus

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01

SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca