LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) selain mengandalkan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdal Karhutla) juga melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mencegah dan memadamkan karhutla.

“Kita dibantu sama MPA yang kita bentuk. Mereka yang melakukan deteksi dan penanganan dini serta menyampaikan ke Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH),” ujar Kepala Bidang Perlindungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dishut Kaltara Maryanto di Tanjung Selor, Kaltara, Rabu (12/8/2026).

Dishut Kaltara awalnya membentuk dua MPA di kabupaten/kota se-Kaltara, yaitu di desa/kelurahan yang rawan kebakaran hutan.

Kini MPA bentukan bersama KPH mencapai puluhan, di mana paling banyak di Kabupaten Malinau 21 MPA, disusul Kabupaten Tana Tidung 14 MPA, Nunukan 11 MPA, Bulungan 10 MPA dan Kota Tarakan empat MPA.

“Mereka kita bekali alat-alat pemadam sederhana seperti jet shooter (alat pompa punggung manual), kemudian cangkul, sekop, parang dan peralatan lainnya,” ujarnya.

Sebenarnya, kata dia, tahun ini direncanakan pengadaan mesin pompa mini yang diprioritaskan untuk ditempatkan di daerah-daerah rawan karhutla, namun karena keterbatasan anggaran pengadaan tertunda.

Selama beberapa waktu terakhir ini, pihaknya mencatat terjadi beberapa kali karhutla di kabupaten/kota dengan luas lahan terbakar lima hingga 20 hektare.

“Yang belakangan ini kita lakukan pemadaman ada di Tarakan, Bulungan, Tana Tidung dan juga di Malinau,” katanya.

Untuk pencegahan dan pemadaman karhutla, Dishut Kaltara memiliki tiga regu Brigdal Karhutla di masing-masing KPH kabupaten/kota dan juga tiga regu di Kantor Dishut Kaltara yang selalu siap siaga.

“Setiap KPH ada tiga regu, satu regu 15 orang dan dinas sendiri ada tiga regu. Jadi total ada 18 regu yang siap memang turun ke lapangan,” kata Maryanto, melansir dari Antara.

Untuk peralatan dan kendaraan untuk pengendalian karhutla, Dishut Kaltara saat ini memiliki kendaraan roda enam water suplay sembilan unit, kendaraan roda empat slip on 10 unit, mobil personel dalkarhutla lima unit dan speedboat dua unit.

Baca Juga :   ORANG UTAN 'Wak' Terusir Api Karhutla, Kabur ke Kebun Warga

“Untuk peralatan lainnya ada mesin pompa pemadam portable ada 10 unit, pompa apung empat unit, jet shooter 30 unit, selang pemadam 115 unit, alat pelindung diri 48 set dan beberapa peralatan lainnya,” sebutnya.

Walaupun dengan siap siaga personel Brigdal Karhutla dan MPA, ia mengharapkan kepada masyarakat agar saat ini tidak membakar lahan atau kebun.

Ia mengatakan dalam beberapa hari terakhir ini cuaca Kaltara panas, angin cukup kencang. Kondisi itu bisa tidak terkendali jika ada yang melakukan pembakaran lahan dan hutan untuk membuka lahan perkebunan atau pertanian.

“Kita melalui teman-teman KPH dan juga MPA terus memberikan imbauan agar sementara tidak membakar lahan untuk membuka kebun atau pertanian karena kondisi tidak pernah hujan,” katanya mengimbau. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TOKOH MASYARAKAT: “Lepas Krayan Jika Tak Mau Mikirin, Siapa Tahu Israel Mau”
SOAL JALAN: Warga Krayan Ancam Keluar NKRI
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:27

KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:22

DINILAI TERCEPAT di Indonesia DPRD-Pemprov Kalsel Sepakati KUA PPAS 2027-KUPA PPAS 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:46

PAMAN BIRIN : “Kita Harus Tetap Optimistis. Hilangkan Dendam dan Kedepankan Kebersamaan”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:49

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Empat Saksi Diperiksa Kejagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Berita Terbaru

Kalteng

KOBAR Status Tanggap Darurat Karhutla Selama 14 Hari

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:36

Beberapa pengendara motor mengenakan masker ketika melintasi jalan yang diliputi asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (5/3/2026). (Foto: Dok Antara/Jessica Wuysang)

Kesehatan

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:31

Lahan kering di Kobar akibat el nino. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PETANI Jagung Kobar Gagal Panen-Rugi Ratusan Juta

Kamis, 13 Agu 2026 - 22:47

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca