DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim yang terlibat penanganan kebakaran di Jalan Mendawai I, Palangka Raya, saat mengevakuasi korban kebakaran, yang merupakan dua orang balita, Selasa (11/8/2026). (Foto: Istimewa)

Tim yang terlibat penanganan kebakaran di Jalan Mendawai I, Palangka Raya, saat mengevakuasi korban kebakaran, yang merupakan dua orang balita, Selasa (11/8/2026). (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia -– Jeritan minta tolong pecah di tengah kobaran api yang berkobar di permukiman di Jalan Mendawai I, Palangka Raya, Selasa (11/8/2026), sekitar pukul 13.40 WIB. Kepulan asap hitam pun terlihat membumbung tinggi di seputaran kota, yang berdekatan dengan Pasar Kahayan itu.

Api melalap empat bangunan rumah dan membuat warga berhamburan keluar sambil berteriak. Tragisnya, dua balita terjebak di dalam salah satu rumah yang terbakar, dan meregang nyawa di tengah kobaran api.

Kedua anak manusia tak berdosa itu masing-masing bernama Neila, 4, dan Kayla, 2, anak dari Krismon. Keduanya ditemukan petugas setelah api berhasil dipadamkan, dengan kondisi sudah tidak utuh, akibat terbakar.

Sementara itu, ibu korban harus mendapatkan perawatan medis. Dia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, terutama di tangan. Serta mengalami syok dan kelelahansetelah berupaya menyelamatkan dua buah hatinya itu dari kobaran api.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, saat kejadian terdapat tiga anak dan seorang ibu di dalam salah satu rumah yang terbakar. Ketika api mulai membesar, sang ibu berusaha menyelamatkan anaknya yang paling kecil terlebih dahulu dan masih bayi.

Seorang tetangga, Mulyadi, 35, kemudian ikut membantu. Bayi yang berhasil diselamatkan sempat diletakkan di jalan atau jembatan sekitar empat meter dari lokasi kebakaran. “Bayinya masih merah, kulitnya dan panas,” kata Mulyadi kepada petugas.

Sang ibu kembali ke dalam rumah terbakar sambil meminta pertolongan. Masih ada dua anaknya yang terjebak di dalam kobaran api.

Mulyadi sempat berupaya masuk untuk menyelamatkan keduanya. Sayangnya, besarnya kobaran api sudah menutup akses mereka untuk masuk. Upaya penyelamatan pun tidak bisa dilanjutkan.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan melakukan pencarian di dalam. Dua korban akhirnya ditemukan di lokasi berbeda.

Satu korban ditemukan di sekitar kamar, sedangkan satu lainnya, ditemukan di bagian luar kamar menuju arah jembatan.

Ketua Barisan Pemadam Kebakaran (BPK)Kamboja, Sucipto mengatakan, timnya menerima laporan kebakaran itu sekitar pukul 13.56 WIB. Pihaknya pun langsung bergerak menuju lokasi.

Sampai di lokasi, petugas mendapati dua rumah dan satu barak empat pintu sudah dilalap api. Material bangunan yang sebagian besar mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar.

Baca Juga :   KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Sucipto mengungkapkan, informasi awal dari saksi di lokasi, api diduga terlihat cukup besar dari bagian belakang bangunan. Namun, titik awal dan penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah ketersediaan air yang terbatas.

Petugas bahkan harus memanfaatkan sisa air yang bercampur lumpur serta mengandalkan mobil tangki pemadam untuk mendukung proses pemadaman.

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya Alprianto juga mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan pemicu kebakaran itu.

“Nanti kita investigasi lebih lanjut. Belum bisa dipastikan. Bangunan yang di belakang memang dijadikan barak, rumah yang dijadikan barak. Tapi nanti untuk lebih jelasnya, kami melakukan investigasi,” tutur Alprianto dilansir dari RadarSampit.

Alprianto juga membenarkan adanya dua korban balita dalam kejadian tersebut. Masing-masing korban berusia sekitar empat tahun dan dua tahun.

Jenazah kedua korban telah dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Proses pemeriksaan selanjutnya menunggu tim Inafis Polri. Rencananya, kedua balita itu akan dimakamkan di TPU Muslimin.

Lurah Palangka Dawid, juga membenarkan adanya korban nyawa dalam kebakaran tersebut. “Dua korban masih balita. Berusia 2 dan 4 tahun,”sebutnya.

Pihaknya juga masih melakukan pendataan terkait kejadian tersebut. Kronologi lengkap maupun penyebab kebakaran belum dapat disampaikan karena masih dalam proses penyelidikan.

“Informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah proses pendataan dan penyelidikan oleh pihak terkait selesai,” pungkasnya.(*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
LANAL Banjarmasin Kegiatan “Trauma Healing” pada Penumpang KM Virgo Transport 8 yang Selamat
PEDULI LINGKUNGAN, Sungai Pemurus jadi Sasaran Aksi Bersih
KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
ATASI Karhutla, DPRD Kalsel Gaungkan Semangat Pancasila
PULUHAN PENYELAM Menghadapi Kondisi Ekstrem Menemukan -Mengevakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 21:35

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 September 2026 - 15:44

LANAL Banjarmasin Kegiatan “Trauma Healing” pada Penumpang KM Virgo Transport 8 yang Selamat

Minggu, 27 September 2026 - 15:33

PEDULI LINGKUNGAN, Sungai Pemurus jadi Sasaran Aksi Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 00:19

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07

KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat

Sabtu, 26 September 2026 - 21:26

ATASI Karhutla, DPRD Kalsel Gaungkan Semangat Pancasila

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20

PULUHAN PENYELAM Menghadapi Kondisi Ekstrem Menemukan -Mengevakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Sabtu, 26 September 2026 - 18:13

KEMBALI TERIDENFITIKASI Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Pencarian Masih Berlangsung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto

Balangan

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:35

Anggota Polda Kalsel melakukan metode suntik gambut dalam penanggulangan karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. (Foto: Antara)

Kab. Banjar

6,7 HA Karhutla Gambut Dipadamkan Lewat Metode Suntik

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:58

Yanuar Diansyah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (Foto: HO-Dinkes Banjarmasin)

Kalsel

WASPADA! ISPA Banjarmasin Alami Peningkatan

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca