TERDATA Salah Input Dana Rp5,165 T, Pemprov Panggil Manajemen Bank Kalsel

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) akhirnya buka suara terkait kabar dana Rp5,165 triliun yang sempat disebut “mengendap” akibat kekeliruan pencatatan di Bank Kalsel.

Pemprov menegaskan bahwa kesalahan tersebut murni terjadi di internal Bank Kalsel dan tidak memiliki dampak terhadap keuangan daerah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel, Fathan memastikan kekeliruan penginputan itu tidak memengaruhi laporan keuangan Pemprov, termasuk APBD maupun Laporan Realisasi Anggaran (LRA).

“Tidak ada dampaknya. Itu internal Bank Kalsel saja yang keliru. Makanya hari ini akan kami panggil Bank Kalsel,” tegas Fathan, Senin (27/10/2025).

Ia menjelaskan, kesalahan teknis yang terjadi pada sistem pelaporan bank tersebut tidak berkaitan dengan saldo kas milik Pemprov, sehingga angka triliunan yang sempat mencuat itu tidak pernah tercatat dalam sistem keuangan daerah.

Pemprov, kata dia, tetap menjalankan pengelolaan kas daerah sebagaimana prosedur yang berlaku.

Pemanggilan manajemen Bank Kalsel oleh Pemprov Kalsel dilakukan untuk meminta penjelasan resmi, sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :   TIM SATGAS BAPANAS dan Polda Kalsel Temukan Permasalahan Beras di Pasaran , Bentuk Tim Khusus Pengendalian Harga

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru ikut terseret dalam polemik setelah data yang disampaikan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut Pemkot Banjarbaru memiliki simpanan dana mengendap sebesar Rp5,165 triliun di perbankan.
Informasi tersebut langsung dibantah Pemkot Banjarbaru.

Hasil klarifikasi resmi mengungkap bahwa dana tersebut bukan milik Pemkot Banjarbaru, melainkan milik Pemprov Kalsel yang keliru tercatat oleh Bank Kalsel.

Kesalahan itu ditemukan dalam laporan Antasena LBUT-KI Keuangan Bulanan Bank Kalsel yang ditandatangani Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.

Dalam laporan tersebut, rekening milik Pemprov Kalsel terinput sebagai milik Pemkot Banjarbaru akibat salah pengisian Sandi Golongan Pihak Lawan (GPL).

Seharusnya, kode untuk Pemerintah Provinsi S131301L, namun secara keliru terisi sebagai kode Pemerintah Kota S131302L dan Pemerintah Kabupaten S131303L. Kekeliruan kode inilah yang menyebabkan dana triliunan rupiah salah terklasifikasi dalam laporan perbankan.(ADV/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital
LAYANAN GRATIS Puskemas di Balangan Terobos Gunung
DIJAMIN SEKOLAH hingga Kuliah Anak Yatim di Balangan
DIMONITORING -EVALUASI Dishub Balangan Area Parkir Pasar Tradisional
DISALURKAN Bupati Abdul Hadi 24 Ekor Sapi Kurban
APRESIASI Langkah Berani TNI AL Mengembangkan Budidaya Kedelai di Lahan Tergolong Menantang.
DIBEDAH BRIN dan BPBD Balangan Potensi Pamali Ekologi Meratus Penyangga IKN
ANGGARAN BTS dan BRT Banjarbakula dapat Dukungan DPRD Kalsel
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca