SIAGA BANJIR BNPB, Banjarmasin Masuk Daftar

- Penulis

Rabu, 19 Januari 2022 - 23:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Ancaman banjir rupanya masih belum lepas untuk Kota Banjarmasin. Pasalnya, Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini masuk dalam daftar wilayah dengan status Siaga Banjir oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain Banjarmasin, ada tiga kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Selatan juga ditetapkan BNPB dengan status yang sama, yakni Kabupaten Banjar, Barito Kuala (Batola) dan Tanah Laut (Tala).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Fahrurraji mengatakan bahwa status kebencanaan yang ditetapkan BNPB tersebut hanya berlaku untuk satu hari saja, yakni Rabu, 19 Januari 2022.

“Ini kan hanya perkiraan mereka (BNPB). Dan Alhamdulillah sampai sekarang apa yang dikhawatirkan dengan penetapan status itu tidak terjadi,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (19/1/2022).

Kendati demikian, Fahrurraji menilai bahwa pihaknya tetap menjadikan pengumuman BNPB tersebut sebagai early warning system atau peringatan dini bagi Kota Banjarmasin dalam menghadapi ancaman banjir.

“Tetap jadi catatan khusus dan digarisbawahi bahwa kami harus siap dan mempersiapkan diri dalam menghadapi segala sesuatu terkait kebencanaan,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan, ia melihat meski status Siaga Banjir BNPB tersebut hanya berlaku satu hari, dirinya melihat ancaman banjir di Kota Seribu Sungai ini masih tetap ada.

Baca Juga :

SUNGAI dan Pemanfaatan Tata Ruang Dibahas Untuk Siaga Banjir

“Bisa jadi perhitungan BNPB ini tidak tepat tanggal 19, dan terjadi di hari-hari selanjutnya. Makanya kita tetap menyiagakan seluruh komponen kita dalam mengantisipasi ancaman ini,” ungkapnya.

Hal itu dikarenakan ketiga kabupaten yang masuk dalam daftar Siaga Banjir tadi memang menjadi patokan kondisi banjir di Bumi Kayuh Baimbai ini.

“Kita dikelilingi oleh tiga kabupaten tetangga ini. Misalnya tiga wilayah intu banjir, secara otomatis Banjarmasin juga akan terdampak. Makanya kita sangat bergantung dengan kondisi alam di sana,” ujarnya.

Baca Juga :   RUMAH Pengedar Sabu Digerebek Polisi

Selain itu, Fahrurraji melanjutkan, prediksi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kalimantan Selatan masih akan dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

“Curah hujan memang masih tinggi. Masa-masa kritis kita untuk musim penghujan ini ada di Januari sampai awal Februari. Setelah itu mulai menurun walaupun masih fluktuatif,” imbuhnya.

“Dan ini juga tidak lepas akibat adanya badai La Nina yang pengaruhnya diperkirakan sampai Mei 2022,” tambahnya.

Namun, pria dengan sapaan Razi itu membeberkan, bahwa dalam beberapa hari terakhir ketinggian permukaan air Sungai Martapura sedikit mengalami peningkatan.

“Dari pantauan kami di lapangan dari pintu air (samping markas BPBD Kota Banjarmasin) tadi malam sempat naik sampai 140 cm di atas permukaan laut. Biasanya paling tinggi itu 130 cm saja,” bebernya.

“Ini murni pengaruh pasang surut air laut, karena kondisi ketinggian air tadi malam hanya terjadi sampai pukul 9 malam. Lewat dari itu air susah mulai berangsur turun,” jelasnya.

“Pada intinya, Early Warning System dari BNPB ini akan terus berkembang. Hari ini statusnya siaga, besok bisa juga menurun atau hilang. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga akan meningkat,” tambahnya lagi.

Lantas, apa yang sudah dilakukan BPBD Kota Banjarmasin sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman banjir tersebut?

Terkait hal itu, Razi mengklaim bahwa pihaknya sudah menghimpun banyak lokasi yang bakal dijadikan sebagai posko penampungan atau pengungsian bagi warga jika banjir memang benar-benar terjadi.

“Sudah kita tentukan di setiap kecamatan sampai ke tingkat kelurahan. Penentuan titik kita tetap kembali mengacu pada banjir awal tahun 2021 kemarin. Siapa tahu yang kita tentukan itu juga akan kembali terdampak,” imbuhnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca