Seorang Personel TNI Tewas Baku Tembak dengan KKB

- Penulis

Minggu, 20 Januari 2019 - 03:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel TNI terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Puncak Jaya, satu anggota tewas. (ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra)

Suarindonesia – Baku tembak terjadi antara personel TNI dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua terjadi di kawasan Longsran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (18/1). Seorang personel TNI tewas dalam peristiwa tersebut.

Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi mengatakan hingga saat ini personelnya di lapangan masih disiagakan memonitor sejumlah anggota KKB yang terpencar pascaperistiwa baku tembak. Menurutnya, sebaran anggota KKB pimpinan Lekagak Telenggen itu masih tak jauh dari lokasi baku tembak.

“Koordinasi kami masih siap siaga, memonitor kemungkinan keberadaan mereka, jika sudah ditemukan, kami akan lakukan penindakan,” kata Aidi dikutip dalam siaran CNN Indonesia TV, Sabtu (19/1).

Dalam sejumlah peristiwa baku tembak sebelumnya, kata Aidi, mereka akan berpencar melarikan diri. Nantinya, para anggota KKB akan menentukan satu titik tertentu untuk mereka kembali berkumpul.

“Mereka sudah hafal medan di sekitar Puncak Jaya,” kata Aidi.

Dalam peristiwa tersebut, Aidi meyakini sekitar 4 hingga 5 anggota KKB juga gugur. Kendati demikian, pihaknya belum dapat memastikan karena tak ditemukan jenazah di sekitar lokasi.

“Tapi dari personel kami, meyakini ada korban tewas juga dari pihak KKB,” terang Aidi.

Baca Juga :   SAMPAH Hampir Dua Ton Terkumpul dari Tukar Sembako

Kontak senjata terjadi saat anggota TNI sedang mendistribusikan logistik, dan tiba-tiba diserang kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen hingga mencederai Pratu Makamu. Para anggota TNI ditembak dari arah atas bukit.

Pratu Makamu terkena tembakan di bagian paha kiri, namun karena terlambat evakuasi menyebabkan yang bersangkutan meninggal. Aidi mengakui daerah Puncak Jaya memang menjadi zona merah keberadaan KKB selain Lanny Jaya, Nduga, dan Tembagapura

Sesaat setelah kontak anggota melakukan pembersihan di sekitar lokasi, ditemukan dua magasin laras panjang beserta amunisinya, dua tongkat komando yang diduga milik Lekagak Telenggen dan dokumen TPN/OPM.

Sementara itu, jenazah Pratu Makamu di evakuasi hari ini, Sabtu (19/1) ke Timika. “Pratu Makamu sudah dievakuasi ke Makassar dan disemayamkan di sana,” kata Aidi. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca