SEORANG PEREMPUAN Pemilik Kios Terhipnotis Ditawari BBM, Pelaku Diringkus Resmob Polda Kalsel

SEORANG PEREMPUAN Pemilik Kios Terhipnotis Ditawari BBM, Pelaku Diringkus Resmob Polda Kalsel

SuarIndonesia – Seorang perempuan pemilik sebuah kios terhipnotis ketika ditawari Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dan pelakunya diringkus anggota Subdit 3 Jatanras Resmob Polda Kalsel, kemudian  diserahkan ke Mapolsek Banjarmasin Timur, sesuai loikasi kejadian.

Pelaku, M Gusti Rafi’i alias Sinchan (33) berkedok menawarkan BBM dengan harga murah.

Kini sudah mendekam di sel Mapolsek, setelah diiamakan Senin (28/9) sekitar pukul 12.00 WITA.

Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Sugeng Riyadi, kepada wartawan, membearkan dan semua sudah diserahakan ke Mapolsek.

“Warga diminta untuk berhati-hati dalam hal meneriwa tawaran apapun terhadap orang tak dikenal,” imbuhnya.

Sinchan ditangkap ketika berada di kawasan Kemiri Gatot Soebroto,  tepatnya di kost Orange Banjarmasin Timur berdasarkan laporan korban ke Mapolsekta Banjarmasin Timur.

Kapolsekta Banajrmasin Timur AKP Susilo melalui Kanit Reskrim Iptu H Timuryono mengatakan, pelaku diamankan atas kerjasama Tim Resmob Polda Kalsel.

“Untuk sementara berdasarkan pengakuan pelaku ada 4 TKP, dua diantara masuk wilayah Banjarmasin,” tambah Kanit.

Dikatakan, aksi Sinchan, warga Sukaramai Rt. 02 Belawang Kabupaten Barito Kuala berhasil mengguras uang antara Rp 1.2 hingga Rp 6 juta.

“Kita masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan terhadap aksi pelaku.

“Jika terbukti akan dijerat pasal 378 KUHP,”tambahnya.

Sementara terungkapnya kasus  berdasarkan laporan Rusnawati (60) ke Mapolsekta Banjarmasin, Jumat (25/9) lalu.

Korban seharinya buka kiso jualan BBM  di depan RS Sari Mulia Banjarmasin ini mengalami kerugian sebesar Rp 1.5 juta.

Menurut korban, saat itu ia hendak menutup kios bensinnya. Tiba tiba saja pelaku menawarkan BBM dengan harga lebih murah kepada korban.

Korban merasa tertarik dan kemudian korban dibawa pelaku dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah sampai di TKP, pelaku membeli amplop dan meminta uang Rp 100 ribu kepada korban.

Ketika pelaku melihat uang di dalam tas korban banyak kemudian pelaku meminta semua uang korban dengan dalih membantu menghitung uang tersebut.

Tak sadar, semua uang korban diserahkan kepada pelaku, dan kemudian korban kembali disuruh menunggu di warung, hingga pelaku menghilang. (YI/ZI)

 

 427 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: