DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapperida Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Bedah Indikator Makro Daerah pada Jumat (19/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Bapperida Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Bedah Indikator Makro Daerah pada Jumat (19/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

SuarIndonesia – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Bedah Indikator Makro Daerah pada Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendorong capaian pembangunan, khususnya di sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum tersebut, terdapat empat indikator utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Kepala Bapperida Balangan, Rakhmadi Yusni, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antarperangkat daerah dalam merancang program pembangunan berbasis data atau evidence-based policy.

“Tujuan kegiatan ini adalah menyamakan persepsi terkait makna indikator makro daerah dan bagaimana cara meningkatkannya melalui intervensi program pemerintah yang tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Balangan, Sigit Purnomo, menekankan bahwa peningkatan indikator makro tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan proses yang berkelanjutan.

“Program yang dilaksanakan harus tepat sasaran. Dampaknya terhadap indikator makro tidak bisa langsung terlihat dalam satu tahun, tetapi memerlukan proses dan kesinambungan agar hasilnya tercermin dalam data statistik,” jelasnya.

Baca Juga :   UPZ Bank Kalsel Salurkan Rp3,89 Miliar kepada 20.082 Penerima Manfaat

Ia menambahkan, dalam penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), pemerintah perlu memahami karakteristik pencari kerja secara mendalam agar intervensi kebijakan, termasuk penciptaan lapangan kerja di sektor formal, dapat berjalan lebih efektif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin optimal dalam memanfaatkan data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.(ADV/MH)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca