PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan jemaat Gereja Stella Maris keracunan makanan. (Foto: Dok Polsek Pontianak Utara)

Puluhan jemaat Gereja Stella Maris keracunan makanan. (Foto: Dok Polsek Pontianak Utara)

SuarIndonesia — Sebanyak 58 jemaat Gereja Stella Maris Pontianak diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi nasi kotak dalam kegiatan gereja yang digelar pada Minggu (7/6/2026). Para korban mengalami gejala mual, muntah, diare, pusing hingga nyeri ulu hati.

Kapolsek Pontianak Utara Kompol Aris mengatakan pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut pada Senin (8/6) malam setelah puluhan jemaat menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Pontianak.

“Berdasarkan data sementara, korban yang diduga mengalami keracunan berjumlah 58 orang,” kata Aris, Selasa (9/6/2026).

Aris menjelaskan, sebelum mengalami gejala, para korban menghadiri kegiatan di Gereja Stella Maris yang diikuti sekitar 300 jemaat. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan konsumsi berupa nasi kotak untuk peserta.

Tak lama setelah mengonsumsi makanan itu, sejumlah jemaat mulai mengeluhkan mual, muntah, diare, pusing, hingga sakit pada bagian ulu hati. Kondisi tersebut membuat para korban mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang jemaat, Hilarius Rima mengaku mulai merasakan gejala beberapa saat setelah menyantap makanan yang dibagikan panitia. Saat berobat ke rumah sakit, ia mendapati banyak jemaat lain mengalami keluhan serupa.

Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 51 korban mendapatkan penanganan di RSUD Pontianak Utara. Rinciannya, empat orang menjalani rawat inap, 29 orang masih dalam observasi, dan 18 lainnya menjalani rawat jalan.

Baca Juga :   WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol

Sementara itu, dilansir dari detikKalimantan, tujuh korban lainnya dirawat di RS Yarsi Pontianak. Tiga orang menjalani rawat inap dan empat lainnya mendapat penanganan rawat jalan. Menurut Aris, jumlah korban masih berpotensi bertambah karena hingga kini masih ada jemaat yang datang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, menu nasi kotak yang dikonsumsi korban terdiri dari nasi putih, ayam goreng tepung, tumis buncis dan wortel, serta telur rebus berbumbu pedas.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Sampel makanan yang diduga menjadi sumber keracunan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

“Kami masih melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sampel makanan juga sudah diamankan untuk dilakukan uji laboratorium,” ujar Aris. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:40

DISIAPKAN Ratusan Titik Rumah Oksigen-Mobil Keliling Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Tim mempersiapkan pelaksanaan OMC di Kalteng. (Foto: Istimewa)

Kalteng

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:05

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca