FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers pelaksanaan Festival Bakcang 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (8/6/2026). (Foto: Antara/Narwati)

Konferensi pers pelaksanaan Festival Bakcang 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (8/6/2026). (Foto: Antara/Narwati)

SuarIndonesia — Pemkot Kota Singkawang, Kalimantan Barat, kembali menggelar Festival Bakcang 2026 pada 19-21 Juni 2026 dengan menghadirkan beragam tradisi dan atraksi budaya sebagai upaya melestarikan tradisi budaya Tionghoa sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

“Festival Bakcang tahun ini akan dipusatkan di Taman Cahaya Madani, depan Kantor Wali Kota Singkawang,” kata Ketua Pelaksana Festival Bakcang 2026, Bun Cin Thong, dalam konferensi pers di Singkawang, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan festival yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan budaya, olahraga, hingga hiburan masyarakat.

Menurut Bun Cin Thong, Festival Bakcang 2026 tidak hanya identik dengan tradisi menyantap bakcang, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Tradisi dalam festival ini bukan hanya sekadar makan bakcang, tetapi tentang menghargai warisan budaya, kebersamaan keluarga, dan semangat komunitas,” ujarnya.

Salah satu tradisi yang menjadi daya tarik dalam festival tersebut adalah Ng Shi Shui atau perang air yang dilakukan pada siang hari. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, tradisi itu dimaknai sebagai upaya membersihkan diri dari energi negatif sekaligus menyerap energi positif dari alam pada saat puncak sinar matahari.

Sementara itu, dilansir dari AntaraKalbar, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan berbagai tradisi budaya yang berkembang di Kota Singkawang selama ini telah dikemas menjadi agenda wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

“Singkawang selalu merayakan budaya menjadi festival, merayakan tradisi menjadi pariwisata, dan merayakan bakcang menjadi pendapatan asli daerah,” katanya.

Baca Juga :   PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator

Menurut dia, bakcang yang dikenal sebagai makanan khas masyarakat Tionghoa memiliki dua varian utama, yakni bakcang manis dan bakcang asin.

Namun, lanjut dia, makna Festival Bakcang jauh lebih besar daripada sekadar kuliner. Tradisi tersebut menjadi simbol perjuangan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kesetiaan serta kejujuran yang diwariskan dalam budaya Tionghoa.

Melalui penyelenggaraan Festival Bakcang 2026, dia berharap tradisi budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat dapat terus dilestarikan sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, penjualan pistol air, serta lomba Xiang Qi atau catur Tiongkok. Selanjutnya, masyarakat akan disuguhkan doa bersama, Bakcang Run kategori 5 kilometer dan 10 kilometer, atraksi barongsai, lomba membungkus bakcang, lomba makan bakcang, hingga tradisi perang air atau Ng Shi Shui.

Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan dan pembagian doorprize bagi masyarakat yang hadir selama pelaksanaan festival. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas
31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming
KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman
ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
WALHI Kalbar Desak Penindakan Perusahaan Sebabkan Karhutla
WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak
HOTSPOT NAIK, Kalteng dan Kalbar Prioritas Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca