Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kalsel Jadi Perhatian Rombongan DIY

- Penulis

Rabu, 15 Mei 2019 - 01:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia  –  Angka Kematian Ibu (AKI) maupun anak, menjadi salah satu topik yang ditanyakan oleh rombongan DIY kepada Pemprov Kalsel.

Rombongan pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara khusus mengunjungi Pemerintah Provinsi Kaliamnatn Selatan (Kalsel),  Selasa (14/5).

Rombongan yang terdiri dari Pemprov dan DPRD DIY ini, disambut Asisten Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel,  Siswansyah di ruang rapat Maksid.

Sebab nyatanya di Kalsel terjadi penurunan AKI.  Diketahui pada tahun 2018, AKI terjadi 108 kasus dari perkiraan 135 dari 100 ribu kelahiran hidup.

Pun halnya dengan angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian balita (AKABA) terus mengalami penurunan.

Selain itu, stunting bayi di bawah lima tahun (balita) mengalami penurunan antara tahun 2013 sebesar 44,3 persen, tahun 2018 sebesar  33,1 persen.

“Kami menilai Kalsel berhasil di bidang pelayanan kesehatan terutama  penanganan kematian ibu dan anak,” kata

Asisten Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Setdaprov DIY, Arofa Noor Indriani.

Baca Juga :   DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon

Menurutnya, kunjungan kerja ini dalam rangka optimalisasi pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ia menyebut secara substansi kesehatan di Kalsel cukup maju yaitu penanganan ibu dan anak.

“Kita harus mengetahui bagaimana itu bisa terjadi dan juga tentu saling sharing, ternyata beda situasi beda penanganan,” urainya.

Sementara itu Siswansyah mengatakan, suatu kehormatan rombongan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta datang berkunjung ke Kalsel  dan tertarik untuk mengetahui lebih jauh terkait dengan sektor kesehatan. (RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla
LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
PERKUAT SINERGITAS Antarlembaga, Kajati Kalsel Kunjungi Ketua PT Banjarmasin
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:58

KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca