Pencuri Sarang Burung Walet DPO Polres Kapuas Diringkus Anggota Satpolairud Polresta Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 3 April 2019 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Tiga pelaku pencuri sarang Burung Walet, yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Kapuas yakni Supiani alias Usup (26), Sopiyan (32) dan Hamlan (27) diringkus anggota Satuan Polisi Perariran dan Udara  (Polairud) Polresta Banjarmasin,.

Kasat Satpolair Polresta Banjarmasin, Kompol Windy Syahfutra SIk, ketika dikonfirmasi, Rabu 3/4)  membenarkan mengamankan tiga  pelaku pencurian sarang burung walet di daerah Kapuas.

“Pelaku ditangkap saat berada di pesisir Sungai Martapura tepatnya Pelabuhan Ikan RK Ilir Banjarmasin Selatan, Sabtu (2/4) lalu, sekitar pukul 09.00 WITA,” ujarnya lagi.

Pelaku Usup diketahui beralamat di Kapuas Murung Kabupaten Kapuas, dan Sopiyan warga Jalan Kecamatan Paminggir Hulu Sungai Utara (HSU).

Kedua pelaku melakukan pencurian sarang burung walet milik Marsiah (42), warga Handel Tabelian Desa Taluk Paringet Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.

Peristiwa terjadi Jum’at dinihari (15/3) lalu sekitar pukul 04.00 WITA, mereka berdua melakukan aksi pencurian dan salah pelaku Hamlan (27), terlebih dulu diamankan petugas.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

Hamlan mengakui semua kejahatannya dengan dua temannya, yang sebelumnya  kabur.

Dalam pencarian, anggota menerima laporan bahwa kedua pelaku yang selama ini dicari-cari berada di Kota Banjarmasin.

Setelah itu anggota Satres Polres Kapuas, meminta bantuan kepada anggota Satpolair Polresta Banjarmasin, langsung dipimpin Kanit Gakum, Ipda Slamet, langsung mencari keberadaan pelaku.

Hasilnya saat kedua pelaku sedang di kawasan di pesisir Sungai Martapura atau tepatnya Pelabuhan Ikan RK Ilir Banjarmasin Selatan tertangkap dan kemudian dibawa le Markas Satpolair Polresta, sebelum diserahkan ke Satreskrim Polres Kapuas. (DO/YI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1
RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel
BNPB : Tim Terkait Masih Bersiaga di Lapangan Himpun Kronologi serta Penyebab Jatuhnya Helikopter “Water Bombing”
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38