PELUANG Yanto Basna Incar Karier ke Jepang atau Timur Tengah

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2020 - 21:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yanto Basna terus mengejar impiannya menjadi pesepakbola top. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)

SuarIndonesia – Yanto Basna mengaku sempat ada peluang menjajal kompetisi di Jepang. Dia mendapatkannya ketika bermain di Liga 2 Thailand.

Dilansir dari detik.com, Yanto Basna saat ini memperkuat PT Prachuap FC yang bertarung di Liga 1 Thailand. Itu menjadi tim ketiga Yanto Basna selama di Thailand, setelah sebelumnya membela Sukhothai dan Khon Kaen (Liga 2).

Thailand bukan negara yang bakal menjadi pemberhentian Yanto Basna dalam berkarier sepakbola. Dia berambisi untuk keluar dari Asia Tenggara, yakni dengan mengincar Jepang atau negara Timur Tengah.

Saat memperkuat Khon Kaen, Yanto Basna, mengaku punya kesempatan untuk berkarier di Jepang. Kala itu ada seseorang yang mendatanginya untuk melihat bakat olah bola.

“Dulu ada orang dari Jepang temui saya waktu masih main di Liga 2. Dia kasih kartu nama, suruh saya main ke Liga 1 (Thailand) dulu. Dia pantau-pantau selama saya di Liga 1,” kata Yanto Basna dalam bincang-bincangnya di Live Instagram.

Yanto Basna saat ini belum berambisi untuk menembus Eropa. Dia menilai hal itu masih jauh karena ada step Asia yang harus dilaluinya.

“Kalau bicara Eropa, harus step by step. Tidak bisa langsung kecuali mukjizat Tuhan kita bisa main di Barcelona. Jadi pintunya Asia Tenggara dulu, Asia, dan terus Eropa. Sekolah saja kita ada tingkatan-tingkatannya,” Yanto Basan menegaskan.

Di bagian lain, Yanto Basna dua kali ditunjuk menjadi kapten Timnas Indonesia dan berakhir tidak menyenangkan mengaku bakal tak kapok mengemban tugas sebagai kapten.

Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 sangat menyedihkan. Dari lima laga yang dilalui, Skuad Garuda belum meraih poin dan kini dinyatakan sudah tersingkir meski ada tiga laga lagi.

Baca Juga :   FINAL PIALA AFF Futsal 2024: Indonesia Juara Libas Vietnam 2-0

Selama perjalanannya, Indonesia selalu dibuat babak belur oleh Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Total ada 16 gol yang bersarang ke gawang Indonesia dengan hanya mampu tiga kali membobol gawang lawan.

Dua pertandingan terakhir, yakni saat melawan Vietnam dan Malaysia (leg kedua), Indonesia diharapkan bisa meraih poin penuh untuk memperpanjang napas. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Indonesia kalah di dua laga itu, yang membuat pertandingan sisanya tak berarti lagi.

Pada dua pertandingan krusial itu, Yanto Basna mengemban tugas sebagai kapten. Hal yang tak pernah dia jalani sebelumnya selama di timnas.

Kekalahan melawan Malaysia menjadi puncak kesialan Yanto Basna. Kelahan Indonesia 0-2 di Bukit Jalili dianggap kesalahannya dalam mengantisipasi lawan.

“Saya tidak bakal kapok jika ditunjuk lagi jadi kapten timnas. Justru saya dapat pelajaran berharga sekali, memimpin tim di pertandingan lawan Vietnam dan Malaysia. Itu pertandingan besar. Hasilnya memang tidak bagus, sial sekali buat saya,” kata Yanto Basna dalam bincang-bincangnya kepada pewarta melalui sambungan telepon.

“Tapi, yang harus orang tahu, saya simpan sampai sekarang dua ban kapten di pertandingan itu. Itu adalah kenangan bersejarah, saya selalu siap jika dipercaya masuk tim dan ditunjuk menjadi kapten lagi. Mental saya kuat. Banyak orang tidak tahu kenapa saya mau menerima beban menjadi kapten saat itu,” bebernya.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat
2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan
MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang
DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:58

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca