PELAKU WISATA IKN Siap Dampingi Tamu ke Gua Tapak Raja

- Penulis

Jumat, 25 Oktober 2024 - 23:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasumber (berdiri) saat memberikan materi dalam pelatihan pemandu wisata di Desa Wonosari, kawasan IKN. (Antara/ HO Humas OIKN)

Narasumber (berdiri) saat memberikan materi dalam pelatihan pemandu wisata di Desa Wonosari, kawasan IKN. (Antara/ HO Humas OIKN)

SuarIndonesia — Para pelaku wisata di Ibu Kota Nusantara (IKN) mengaku siap mendampingi para tamu berwisata ke sejumlah destinasi di kawasan Nusantara, salah satunya ke Gua Tapak Raja dan destinasi lain, setelah mendapat pelatihan dari Otorita IKN.

“Sebanyak 25 pemuda-pemudi dari berbagai desa di kawasan IKN telah mendapat pelatihan selama tiga hari pada Rabu-Jumat (23-25/10) hari ini, jadi mereka sudah siap mendampingi, bahkan menjadi travel agen untuk perjalanan wisata,” kata Kepala Desa Wonosari, Kasiyono di Nusantara, Jumat (25/10/2024), sebagaimana dikutip dari Antara.

Pelatihan ini digelar Otorita IKN bersama sejumlah pihak seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Universitas Terbuka, dan Pemerintahan Desa Wonosari dengan pelatihan bertema “Pelatihan Pemandu Ekowisata”.

Pelatihan berupa teori dan praktik langsung di lokasi wisata dilakukan di dua lokasi, yakni di Desa Wonosari yang menjadi tempat Goa Tapak Raja, kemudian di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Kasiyono menuturkan, mengingat kerja sama ini dilakukan dengan Pemdes Wonosari, maka jumlah pemuda dan pemudi yang mengikuti pelatihan terbanyak dari desanya, yakni sejumlah 17 orang, sedangkan sisanya yang delapan pemuda-pemudi lain berasal dari desa di sekitar IKN.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN Muhsin Palinrungi mengungkapkan, tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas kaum muda di kawasan Nusantara untuk menjadi pemandu ekowisata.

Baca Juga :   BMKG Ingatkan Warga Kaltim: Waspadai Dampak Pasang Laut Setinggi 2,9 Meter

Setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari ini, para peserta dapat mempraktekkan pengetahuan yang diperolehnya untuk menjadi pemandu bagi masyarakat yang berkunjung di IKN dan sekitarnya.

Bahkan, katanya lagi, setelah melakukan tugasnya sebagai pemandu ekowisata selama beberapa bulan ke depan, mereka akan diikutkan pelatihan lanjutan untuk memperoleh sertifikat kompetensi sebagai pemandu ekowisata.

Muhsin menambahkan, saat ini kunjungan masyarakat ke KIPP IKN makin meningkat, sehingga diperlukan pemandu yang terlatih untuk menjelaskan berbagai hal tentang IKN, khususnya sejumlah bangunan maupun arsitektur di KIPP.

“Peningkatan pengunjung ini tentu dibutuhkan pemandu yang memadai dan terlatih untuk menjelaskan berbagai hal tentang IKN, seperti penjelasan tentang bangunan-bangunan yang ada di KIPP seperti Istana Negara, Taman Kusuma Bangsa dan bangunan lainnya,” papar Muhsin.

Sedangkan Kalvendi Kurnia Hamdani, salah seorang peserta pelatihan mengungkapkan, ia menilai bahwa pelatihan ini luar biasa karena ia dan teman-teman bisa menyimak narasumber yang memiliki pengalaman serta jam terbang tinggi.

Menurutnya, pelatihan ini telah membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat, sehingga ia berharap ke depan ada program lanjutan dari Otorita IKN agar ilmu yang diperoleh sekarang dapat meningkat lagi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN
OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat
SUSTAIN: Kaltim Pusat Ekspor Batu Bara Indonesia
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU
TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
SEKOLAH TERINTEGRASI Presiden Prabowo Dibangun di Kabupaten Penajam

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:23

TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca