TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 21:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon selatan, pada Senin (30/3/2026). (Foto: Istimewa)

Tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon selatan, pada Senin (30/3/2026). (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membantah terlibat dalam serangan terhadap penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) yang menewaskan tiga prajurit TNI.

“Dalam 24 jam terakhir, IDF telah meninjau insiden pada Senin (30/3/2026), di mana pasukan UNIFIL dilaporkan terluka akibat ledakan di wilayah Bani Hayyan, Lebanon selatan,” kata IDF di Telegram, Selasa (31/3/2026).

Mereka mengaku tidak memasang alat peledak dan “tidak ada pasukan kami di lokasi tersebut.”

UNIFIL sebelumnya melaporkan seorang penjaga perdamaian Indonesia gugur pada Minggu (29/3/2026) setelah sebuah proyektil menghantam salah satu posnya.

Pada Senin, UNIFIL juga melaporkan dua penjaga perdamaian Indonesia lainnya tewas dalam serangan terhadap kendaraan patroli mereka di wilayah Bani Hayyan.

Pada Selasa, Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat di New York atas permintaan Indonesia dan Prancis.

“Kami menyatakan dengan jelas dan ini perlu diulang berkali-kali, pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi sasaran,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix dalam pertemuan itu.

Eskalasi antara Israel dan Hizbullah dimulai pada 2 Maret, ketika kelompok tersebut melanjutkan serangan roket ke wilayah Israel di tengah memburuknya situasi di Timur Tengah.

Sebagai tanggapan, Israel melancarkan serangan besar ke Lebanon, termasuk wilayah selatan, Lembah Beqaa, dan pinggiran Beirut.

Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB Umar Hadi dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Situasi di Timur Tengah; Lebanon, yang dipantau secara daring, Jakarta, Selasa (31/3/2026). (Antara/Katriana)

RI tuntut PBB selidiki serangan Israel

Sementara itu, dilansir dari Antara, perwakilan tetap RI untuk PBB Umar Hadi menuntut penyelidikan PBB yang cepat, menyeluruh, dan transparan atas serangan Israel di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit Indonesia dalam misi UNIFIL akhir Maret 2026.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Pemerintah Indonesia juga meminta Dewan Keamanan memantau dan menindaklanjuti hasil penyelidikan secara tegas, serta menuntut pertanggungjawaban hukum para pelaku tanpa pemberian kekebalan dalam kasus serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tersebut.

Berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Situasi di Timur Tengah, Selasa, Umar mengutuk keras serangan terhadap pasukan UNIFIL pada 29 dan 30 Maret 2026.

Indonesia turut mendesak semua pihak, termasuk Israel, menghentikan agresi serta mematuhi hukum internasional guna menjamin keselamatan personel dan perlindungan aset milik Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Umar menegaskan keselamatan pasukan penjaga perdamaian harus menjadi prioritas utama, termasuk melalui langkah darurat guna memperkuat perlindungan personel di tengah meningkatnya eskalasi konflik di lapangan.

Langkah tersebut mencakup peninjauan ulang protokol keamanan serta pengaktifan rencana evakuasi yang disesuaikan dengan perkembangan situasi di wilayah konflik Lebanon selatan.

Dewan Keamanan diminta menegaskan kembali prinsip perlindungan pasukan penjaga perdamaian serta mengambil langkah konkret untuk memastikan keselamatan mereka dari serangan lanjutan.

Indonesia menegaskan komitmennya terhadap perdamaian dunia serta mendesak Dewan Keamanan bertindak tegas, bersatu, dan jelas dalam merespons insiden tersebut. (*/ut/sputnik/ria novosti)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi
TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia
CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!
SUPORTER Spanyol Bahagia Timnya Juara Dunia 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:34

MISIBAH KM Virgo, DPW MTI Kalsel Menunggu Laporan Pasti Korban dan Penyebabnya

Minggu, 13 September 2026 - 15:19

KELUARGA Korban KM Virgo Berharap Semua Terselamatkan, Polsek KPL Banjarmasin Beri Dukungan

Minggu, 13 September 2026 - 15:10

KAPAL VIRGO, Kondisinya Sudah Terbalik di Tengah Laut

Minggu, 13 September 2026 - 13:38

DIEVAKUASI 103 Penumpang KM Virgo, Satu Diantaranya Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 13:23

ULAR di Atas Restoran DM Banjarmasin Bikin Geger Pengunjung

Sabtu, 12 September 2026 - 22:10

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera

Sabtu, 12 September 2026 - 19:10

DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:58

RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel

Berita Terbaru

Kalsel

KAPAL VIRGO, Kondisinya Sudah Terbalik di Tengah Laut

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:10

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca