PBB: Israel Sengaja Bikin Gaza Kelaparan!

- Penulis

Rabu, 20 Maret 2024 - 00:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PBB mengatakan Gaza membutuhkan bantuan internasional di tengah laporan mengenai anak-anak yang meninggal karena kelaparan gegara agresi Israel. [©AFP]

PBB mengatakan Gaza membutuhkan bantuan internasional di tengah laporan mengenai anak-anak yang meninggal karena kelaparan gegara agresi Israel. [©AFP]

SuarIndonesia — Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, mengatakan Israel berniat menggunakan kelaparan sebagai senjata perang dalam agresinya di Jalur Gaza, Palestina.

“Situasi kelaparan adalah dampak dari pembatasan ekstensif Israel terhadap masuk dan distribusi bantuan kemanusiaan dan barang-barang komersial, pengungsian sebagian besar penduduk, serta penghancuran infrastruktur sipil yang penting,” kata Turk dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNNIndonesia dari AFP, Selasa (19/3/2024).

Turk bicara demikian di tengah pembatasan gila-gilaan Negeri Zionis terhadap bantuan kemanusiaan yang hendak memasuki Jalur Gaza.

Pernyataannya itu juga dilontarkan di tengah serangan-serangan Israel yang masih berlangsung hingga kini.

Turk menyebut pembatasan bantuan kemanusiaan yang dilakukan Israel, bersamaan dengan serangan yang tiada henti ini, kemungkinan besar menjadi “metode perang” yang jelas merupakan kejahatan perang.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Juru bicaranya, Jeremy Laurence, pun mengatakan penentuan apakah Israel benar menggunakan kelaparan sebagai senjata perang akan diputuskan oleh pengadilan.

“Penderitaan rakyat Gaza sungguh tidak dapat dimaafkan,” ujarnya.

Komentar ini mengemuka setelah sebuah penilaian yang didukung PBB menetapkan bahwa wilayah Gaza menghadapi bencana kelaparan yang akan segera terjadi.

Sebanyak 300.000 warga di utara Gaza disebut bakal dilanda kelaparan parah jika bantuan tak segera datang. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran
IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!
TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca