PANSUS III Setujui Tambahan Modal Rp400 Miliar Bank Kalsel

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 21:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dipastikan kembali menjadi pemegang saham mayoritas Bank Kalsel setelah Pansus III DPRD Kalsel menyetujui penambahan penyertaan modal sebesar Rp400 miliar.

Persetujuan itu disampaikan dalam rapat yang menghadirkan Ketua Pansus III Komisi III DPRD Kalsel, H. Rosehan Noor Bahri (Rosehan NB) dan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, sebagai narasumber.

Tambahan penyertaan modal tersebut akan diberikan dalam dua tahap, yaitu Rp200 miliar pada tahun 2026 dan Rp200 miliar pada tahun 2027. Rosehan NB menegaskan bahwa keputusan ini bukan hanya penguatan finansial, tetapi juga langkah strategis untuk mengembalikan kendali kepemilikan kepada pemerintah provinsi.

“Rapat hari ini memutuskan penyertaan modal sebesar 400 miliar dalam dua tahap. Dari hitungan sementara, porsi Pemprov Kalsel sudah hampir melampaui kepemilikan Kabupaten Balangan. Dengan demikian, posisi pemerintah provinsi kembali sebagai pemegang saham mayoritas,” terang Rosehan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengingatkan Biro Hukum agar menjaga substansi kepemilikan saham agar tidak ada kabupaten yang porsinya melebihi Pemprov Kalsel di masa mendatang.

Di sisi lain, Rosehan menegaskan bahwa besarnya penyertaan modal harus membawa dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami mengingatkan Bank Kalsel bahwa tambahan modal ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Dana provinsi harus berputar di sini, menjaga stabilitas ekonomi, seperti pesan dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Rosehan juga menyinggung arahan nasional tentang upaya menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 sampai 8 persen, sehingga peran Bank Kalsel sebagai pendorong ekonomi daerah harus semakin optimal.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, menyampaikan apresiasi atas persetujuan Pansus III. Menurutnya, tambahan modal ini mengembalikan posisi strategis Pemprov Kalsel sebagai pemegang saham pengendali (PSP).

Baca Juga :   AI Berpotensi Ciptakan 46 Juta Tenaga Kerja Baru

“Alhamdulillah Pansus III telah menyetujui penambahan modal 400 miliar. Dengan setoran ini, posisi pengendali kembali berada pada Pemerintah Provinsi. Ini momentum penting bagi penguatan Bank Kalsel,” ujarnya.

Fachruddin juga mengatakan bahwa hubungan baik antara pemerintah provinsi dan DPRD menjadi kunci tersusunnya perda penambahan modal, sekaligus sebagai dorongan bagi peningkatan kinerja bank.

“Pesan Pansus jelas: kinerja harus ditingkatkan. Fokus kami pada sektor produktif, UMKM, dan pembiayaan yang mendorong ekonomi daerah,” kata Dirut.

Rosehan NB menjelaskan bahwa untuk menjaga komposisi kepemilikan, DPRD akan memperkenalkan mekanisme saham Seri A dan Seri B, yang berfungsi sebagai filter agar struktur kepemilikan tetap stabil dan terkontrol.

Selain itu, Pansus III akan meminta revisi terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bank Kalsel, sebagai langkah memperkuat tata kelola dan mencegah persoalan yang pernah terjadi di masa lalu.

“Kami ingin pengalaman-pengalaman di masa lalu diperbaiki. Dengan mayoritas saham di tangan pemerintah daerah, pengawasan dan pengendalian Bank Kalsel dapat lebih kuat dan terarah,” ujar Rosehan.

Dengan disetujuinya penyertaan modal Rp400 miliar ini, Pemprov Kalsel tidak hanya kembali menjadi pemegang saham mayoritas, tetapi juga memperoleh posisi strategis dalam memastikan kebijakan, tata kelola, dan perputaran ekonomi Bank Kalsel benar-benar berpihak pada masyarakat Kalimantan Selatan.

Perda penambahan modal yang segera disahkan menjadi pijakan baru bagi Bank Kalsel untuk memperkuat fondasi perbankan daerah, mengakselerasi sektor UMKM, dan menjaga stabilitas ekonomi di Banua. (ADV/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu
DISKOMINFOSAN Gelar FKP Standar Pelayanan
OJK: 8 Pindar Masuk dalam Pengawasan Khusus
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca