Pangeran Khairul Saleh: Prabowo-Sandi Lebih Unggul karena Tenang dan Tak Emosional

- Penulis

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Tokoh Kalsel yang juga Sultan Banjar Pangeran Khairul Saleh menilai pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lebih unggul dibanding Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada debat capres perdana Pilpres 2019 yang membahas isu korupsi, hukum, HAM, dan terorisme pada Kamis (17/1) malam.

Menurut mantan bupati Banjar dua peroliode ini, keunggulan Prabowo-Sandi terlihat dari sikap lebih tenang dalam menjawab berbagai pertanyaan.

“Prabowo-Sandi lebih unggul, karena lebih tenang dan tidak emosional. Mereka (Prabowo-Sandi) tidak terlihat tegang sama sekali,” kata Khairul Saleh kepada Suarindonesia.com Jumat (18/1).

Malah yang mungkin tidak disadari Jokowi adalah gerakannya menggulung lengan kemejanya usai memberikan pernyataan penutup itu. Ini memberikan gambaran acara debat sepertinya hendak cepat selesai.

Baca Juga :   DILAPORKAN ke Bawaslu, Aulia Oktaviandi Dugaan Manfaatkan Program Pemerintah Daerah

Ditambah pasangan Jokowi cawapres Jokowi, Ma’ruf Amin lebih banyak diam dalam debat perdana Pilpres tersebut.

Implikasinya, lanjut Khairul Saleh, Jokowi seolah seorang diri dalam menjawab pertanyaan. Karena memang empat memimpin Indonesia menjadikannya menguasai lebih banyak persoalan.

Ketua Umum Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara ini acung jempol dengan cawapres Prabowo, Sandiaga Uno sebagai sosok paling tenang dibanding tiga lainnya dalam sesi debat capres perdana itu.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare
DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026
MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD
DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun
PRESIDEN PRABOWO Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
PILKADA DIUSUL Digelar Asimetris Mengacu Karakteristik Daerah
CEGAH PRAKTIK ILEGAL, Timwas DPR Usul Bentuk Lembaga Khusus
PANCASILA jadi Pegangan Indonesia Hadapi Konflik Dunia

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca