NETANYAHU: Binasakan Hamas saat Bombardir Gaza!

- Penulis

Jumat, 1 Desember 2023 - 23:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel Benjamin Netanyahu saat mengunjungi pasukan IDF di Gaza. Netanyahu berkoar akan binasakan Hamas saat Israel kembali menggempur Gaza, Palestina, usai gencatan senjata hari ini, Jumat (1/12/2023). (EPN/Newscom/Avalon)

PM Israel Benjamin Netanyahu saat mengunjungi pasukan IDF di Gaza. Netanyahu berkoar akan binasakan Hamas saat Israel kembali menggempur Gaza, Palestina, usai gencatan senjata hari ini, Jumat (1/12/2023). (EPN/Newscom/Avalon)

SuarIndonesia — Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berkoar akan binasakan Hamas saat Israel kembali menggempur Gaza, Palestina, usai gencatan senjata hari ini, Jumat (1/12/2023).

“Dengan dimulainya kembali pertempuran, kami menekankan: pemerintah Israel berkomitmen mencapai tujuan perang yakni membebaskan sandera kami, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa Gaza tak akan pernah memicu ancaman bagi penduduk Israel,” kata Netanyahu dalam rilis resmi, dikutip CNNIndonesia dari Middle East Eye.

Meski berkoar incar Hamas, Israel melakukan serangan gila-gilaan terhadap warga sipil di Gaza.

Serangan Israel bahkan menyasar ke wulayah selatan Gaza dan menyebabkan puluhan warga sipil meninggal dunia serta gedung-gedung hancur rata dengan tanah.

Sementara itu, Netanyahu juga menuding Hamas melanggar kesepakatan gencatan senjata dan enggan melepas sandera lebih banyak.

Israel pernah menyatakan Hamas harus membebaskan 10 sandera dalam keadaan hidup setiap hari jika ingin memperpanjang gencatan senjata.

Hamas sementara itu menyatakan Israel menolak tawaran pembebasan sandera dan sandera dalam kondisi meninggal akibat gempuran pasukan Zionis.

Para sandera tersebut di antaranya tujuh perempuan dan satu anak. Selain itu, terdapat tiga jenazah yang tewas akibat gempuran Israel di Gaza.

Penolakan itu bahkan sempat membuat perpanjangan gencatan senjata tertunda pada Kamis. Mereka sebelumnya sepakat gencatan senjata pada 24-27 Oktober. Kemudian diperpanjang dua hari, dan diperpanjang lagi satu hari pada Kamis.

Baca Juga :   MENGEJUTKAN ! Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto Diganti, Wakapolda Gantikan Posisinya

Perpanjangan gencatan senjata yang kedua berakhir pada Jumat ini pukul 07.00 waktu setempat.

“[Israel menolak] semua tawaran ini karena mereka telah [membuat] keputusan sebelumnya untuk melanjutkan agresi kriminalnya terhadap Jalur Gaza,” demikian pernyataan Hamas, dikutip Al Jazeera.

Di kesempatan terpisah, juru bicara Hamas Osama Hamdan juga menegaskan gencatan senjata dengan waktu tertentu ini (truce) bukan solusi untuk mengakhiri konflik di Palestina.

“Solusinya adalah bukan gencatan senjata. Solusi sebenarnya adalah menemukan mekanisme untuk mengakhiri pendudukan [Israel] ini,” kata Hamdan.

Hamdan menerangkan Hamas menghabiskan waktu untuk berbicara dengan semua mediator demi mencapai forum mengakhiri agresi Israel.

Namun agresi Israel, lanjut dia, telah menghentikan upaya tersebut.

“Kami terbuka terhadap segala upaya yang bertujuan untuk mengakhiri agresi yang menguntungkan kepentingan rakyat kami,” ujar Hamdan.

Imbas gempuran Israel lebih dari 15.000 orang di Palestina meninggal.

Saat gencatan senjata diterapkan pun, Israel masih menyerang Gaza dan Tepi Barat. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45

BGN Ajak Para Pihak Samakan Langkah Laksanakan Program MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca