NATO Desak Gencatan Senjata di Gaza Diperpanjang

- Penulis

Senin, 27 November 2023 - 23:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Palestina di Gaza utara bergerak ke selatan pada hari keempat gencatan senjata, Senin (27/11/2023). (Reuters/Ibraheem Abu Mustafa)

Warga Palestina di Gaza utara bergerak ke selatan pada hari keempat gencatan senjata, Senin (27/11/2023). (Reuters/Ibraheem Abu Mustafa)

SuarIndonesia — Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan perpanjangan gencatan senjata di Gaza bakal memiliki arti penting bagi kemanusiaan.

Sesuai kesepakatan Israel dan Hamas, gencatan senjata di Gaza baru berlangsung sejak Jumat (24/11/2023) lalu dan hanya berdurasi empat hari hingga Senin (27/11/2023).

Banyak pihak berharap gencatan senjata di Gaza bisa diperpanjang termasuk NATO. Kepada wartawan di Brussels, Stoltenberg mengatakan gencatan senjata yang lebih panjang bakal memungkinkan masyarakat Gaza mendapat bantuan yang sangat dibutuhkan.

Selain itu Stoltenberg juga menilai perpanjangan gencatan senjata akan membuat lebih banyak sandera dibebaskan.

Dikutip CNNIndonesia dari Aljazeera Stoltenberg mengingatkan agar Iran harus mengendalikan proksinya, yang kemungkinan merujuk pada kelompok Hizbullah Lebanon, demi perpanjangan gencatan senjata.

Sebelumnya berbagai pihak juga mengutarakan antusiasme perpanjangan gencatan senjata.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sempat menyatakan akan memberikan tambahan satu hari gencatan senjata jika Hamas mau membebaskan 10 sandera tambahan. Begitu pula dengan kabinet perang Israel yang memberi isyarat dukungan.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Hamas juga mengeluarkan rilis yang menyinggung perpanjangan gencatan senjata pada Minggu (26/11/2023). Hamas disebut ingin memperpanjang gencatan senjata setelah periode empat hari berakhir melalui upaya serius untuk meningkatkan jumlah orang yang dibebaskan dari penjara sebagaimana diatur dalam perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.

Komunitas internasional juga menyambut baik keinginan perpanjangan gencatan senjata. Qatar selaku mediator perjanjian gencatan senjata, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, juga Uni Eropa berharap ada beberapa hari lagi gencatan senjata. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45

BGN Ajak Para Pihak Samakan Langkah Laksanakan Program MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca