MUSEUM Balanga Pamerkan 5 Koleksi pada Pameran Alat Musik Tradisional

- Penulis

Senin, 22 Juli 2024 - 20:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edukator Museum Balanga Yaumil Oktarina menjelaskan koleksi yang ditampilkan dalam Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024, Tenggarong, 20-25 Juli 2024. [ANTARA/HO-Museum Balanga]

Edukator Museum Balanga Yaumil Oktarina menjelaskan koleksi yang ditampilkan dalam Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024, Tenggarong, 20-25 Juli 2024. [ANTARA/HO-Museum Balanga]

SuarIndonesia — Museum Balanga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), berpartisipasi dalam Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024 dengan memamerkan lima koleksinya.

“Untuk promosi kekayaan seni musik Kalimantan Tengah, khususnya alat musik tradisional. Kegiatan ini diharap dapat terus menstimulasi masyarakat agar terus aktif dalam melestarikan budaya,” kata Kepala UPT Museum Balanga Hartini Titin dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, kutip AntaraNews, Senin (22/7/2024).

Dia menjelaskan Museum Balanga memiliki ragam koleksi etnografi dan dalam gelaran ini menampilkan lima koleksi alat musik tradisional yang kental dalam upacara ritual atau perayaan, diantaranya Gong Garantung, Kacapi, Kangkanong Kenong, Gendang Tatau, serta Rebab.

Pameran alat musik tradisional ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan keanekaragaman dan kekayaan budaya alat musik tradisional dan juga memperkuat jalinan antar-sesama museum Indonesia.

Melalui pameran ini, kata dia, diharap dapat memberikan manfaat berupa edukasi dari koleksi yang ditampilkan, rekreasi, dan pameran, yang disajikan kepada masyarakat.

Baca Juga :   PERKUAT PARIWISATA Pemprov Kalteng Perbanyak Gelar Seni dan Budaya

“Pameran ini merupakan upaya dalam melestarikan seni musik leluhur,” terangnya.

Adapun Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara 2024 berlangsung di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada 20-25 Juli 2024.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut diikuti oleh 31 museum provinsi se-Indonesia dan tiga kabupaten/kota di Kalimantan Timur, Kesultanan Kartanegara, maupun para pelaku seni dan budaya setempat.

Tak hanya menampilkan koleksi alat musik tradisional dari Pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Papua, rangkaian kegiatan selama pameran ini juga meliputi lokakarya sape, lomba kreasi alat musik daerah, lomba permainan tradisional, bazar UMKM, dan kunjungan ke desa budaya yaitu Desa Lekaq Kidau. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024
PDU Palangka Raya Ubah Limbah Plastik jadi Paving Block
TIM EKSPEDISI RUPIAN Kalimantan 2026 Dilepas Dankodaeral XIII Bersama KPW BI Kalsel
LESTARIKAN Budaya Banjar dengan Libatkan Generasi Muda
TIGA PELAKU Pembantaian Ditangkap di Perbatasan Kalteng-Kaltim
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:45

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 April 2026 - 23:40

BPG MERATUS Gandeng BRL Jerman Manfaatkan Lahan Bekas Tambang

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Selasa, 28 April 2026 - 23:18

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhamad Muslim (kanan). (Foto: MC Kominfo Kalsel)

Kalsel

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca