PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Dr M. Fahri Siregar

Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Dr M. Fahri Siregar

SuarIndonesia – Praktik kendaraan bermuatan berlebih yang selama ini “menjadi momok” bagi infrastruktur jalan “di Bumi Lambung Mangkurat”. Dari ini pula dilakukan langkah merumuskan langkah konkret dalam mengeliminasi praktik tersebut.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (28/4/2026).

Bertajuk “Sinergitas Stakeholder Menuju Tahun 2027 Zero Over Dimension Over Loading di Kalimantan Selatan”.

Forum dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi, Dinas Perhubungan, penyedia jasa logistik, hingga asosiasi pengusaha angkutan guna merumuskan langkah konkret.

Dalam diskusi, beberapa urgensi utama yang ditekankan antara lain, menurunkan angka kecelakaan fatal yang seringkali dipicu oleh kegagalan sistem pengereman dan ketidakstabilan kendaraan.

Mengurangi beban kerusakan jalan provinsi dan nasional yang memakan biaya perbaikan hingga triliunan rupiah setiap tahunnya  serta -enguatan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan timbangan portabel yang lebih terintegrasi.Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, SIK, SH, MH melalui Dirlantas, Kombes Pol Dr M. Fahri Siregar, SH, SIK, MH,  menegaskan bahwa target tahun 2027 bukanlah sekadar angka, melainkan komitmen kolektif.

Baca Juga :   LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya

“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Penertiban memerlukan komitmen dari hulu ke hilir, mulai dari pemilik barang, karoseri, hingga operator angkutan.

Tujuan kita jelas, Kalimantan Selatan yang lebih aman dan jalan raya yang lebih awet bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut dari FGD, para stakeholder sepakat untuk menjalankan tiga pilar strategi meliputi Sosialisasi Masif dengan Edukasi berkelanjutan kepada pelaku usaha mengenai standarisasi kendaraan.

Normalisasi Kendaraan mendorong pemilik armada untuk memotong bagian kendaraan yang melebihi spesifikasi teknis (over dimension) serta Pengawasan Terpadu Operasi gabungan secara berkala di titik-titik rawan perlintasan logistik. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiwi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel
SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin
DIKENALKAN Rakitan Teknologi Padi Apung di Lahan Rawa Lebak
ALPIYA RAKHMAN Sosialisasikan Nilai Pancasila
REAKSI KERAS Ketua DPRD Kalsel atas Insiden Keracunan Siswa SMK, Awasi dan Evaluasi Ketat Program MBG

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:12

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 April 2026 - 21:05

RESHUFFLE KABINET, Enam Pejabat Baru Dilantik Presiden Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 00:22

KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat

Minggu, 26 April 2026 - 00:36

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Jumat, 24 April 2026 - 19:37

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 23:50

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Kamis, 23 April 2026 - 23:45

KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca