SuarIndonesia – Penanaman di lahan seluas 70 hektare milik KTH Berkat Sulasih di Desa Sungai Arfat, Kabupaten Banjar, ditanami 265 pohon berbagai tanaman jenis MPTS.
Penanaman dalam rangka rangka Kunjungan Lapangan Lokasi Proyek FOLU-NC (RBC Phase 1) Tahun 2024, itu juga diikuti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Duta Besar (Dubes) Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin, Senin (14/10/2024).
Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra, menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu Provinsi yang telah menyusun Dokumen Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink hingga 2030 untuk mendukung pencapaian target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Indonesia.
Hal tersebut sebagaimana tertuang di dalam dokumen NDC kedua (Nationally Determined Contribution) adalah sebesar 31,89% dengan usaha sendiri dan 43,20% dengan bantuan internasional.
“Tahun 2024 melalui kegiatan Forest and Other Land Use Norwey Cotribution (FOLU-NC Phase 1) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan aksi mitigasi peningkatan Cadangan karbon berupa pembuatan Hutan Rakyat seluas 305 Ha pada 5 Kelompok tani Hutan (KTH), yaitu KTH Sepakat Baru, KTH Bumi Sejahtera, KTH Berkat Sulasih, KTH Ushuluddin dan KTH Dewa Subur,” kata Fathimatuzzahra.

Duta Besar (Dubes) Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin
Ia mengatakan dalam menunjang kegiatan tersebut ditanam berbagai jenis tanaman produksi.
Mulai dari karet okulasi, durian okulasi, rambutan okulasi, mangga okulasi, alpukat okulasi, langsat, cempedak, pampakin, petai, jengkol, kemiri, dan jambu mete.
Tanaman ditanam pada masing-masing Lokasi. Yaitu KTH Sepakat Baru, Desa Tandilang, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah seluas 52 Ha.
KTH Bumi Sejahtera, Desa Pematang Danau, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar seluas 105 Ha.
KTH Berkat Sulasih, Desa Sungai Arfat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar seluas 70 Ha.
KTH Ushuluddin, Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut seluas 48 Ha.
KTH Dewa Subur, Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut seluas 30 Ha.
“Semoga kegiatan yang kita laksanakan melalui kegiatan FOLU-NC Phase 1 dapat memberikan manfaat bagi perbaikan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan,’’ ujarnya.
Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, menyampaikan bahwa Pemprov Kalimantan Selatan merupakan salah satu Provinsi terbaik dalam pelaksanaan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan.
Selain itu Menteri LHK mengajak masyarakat dan anggota KTH untuk berperan aktif dan berkomitmen merawat tanaman yang ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem.
“Aksi nyata dalam konservasi hutan penting dilakukan dalam menghadapi perubahan iklim, dan penanaman pohon ini bagian integral dari upaya menjaga kelestarian hutan serta meningkatkan kualitas udara,” kata Siti Nurbaya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















