MENJELANG Pilkada Serentak 2024, Akedemisi ULN Ungkap tak Bisa Dipungkiri Lisa Halaby Makin Disukai

- Penulis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 00:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Akademisi ULM (Universitas Lambung Mangkurat), Prof. Dr. Husaini, ikut berkomentar mengenai fenomena Lisa Halaby.

Dia menilai strategi politik Lisa akan direspons pro dan kontra oleh masyarakat.”Namun yang perlu dipahami bersama adalah sudah terlalu lama perempuan menunggu hadirnya peluang politik dan dukungan dari berbagai pihak,” katanya.

Masifnya dukungan partai politik kepada tokoh perempuan, kata dia, dapat menjadi momentum terwujudnya demokrasi berkeadilan yang bermula dari Kota Banjarbaru, meskipun pada akhirnya fenomena ini tidak harus menyenangkan semua pihak.

Menurut dia, tantangan besar juga masih membayangi sosok Lisa Halaby, bahwa tidak ada korelasi secara langsung antara dukungan partai politik dengan dukungan di tingkat grassroot.

“Maka dari itu faktor personal perempuan akan menjadi krusial untuk dapat beradaptasi dengan berbagai konfigurasi institusi demokrasi terutama akar rumput nantinya,” jelas dia.

Menjelang Pilkada Serentak 2024, tak bisa dipungkiri Lisa Halaby makin disukai.  Sosoknya yang ramah dan kharismatik, ditambah dukungan politik yang kuat, membuat posisinya makin mantap menjadi calon orang nomor satu di Banjarbaru.

Sisi lain, Lisa Halaby  bikin gempar. Wanita kelahiran 11 September 1979 itu tak hanya berani mundur sebagai Aparatur Sipil Negara untuk maju di Pemilihan Wali Kota Banjarbaru.

Baru-baru ini, wanita bernama lengkap Hj Erna Lisa Halaby itu menggelar Fun Walk Kemerdekaan dengan mengundang sejumlah artis.

Yang paling menyita atensi publik tentu saja saat dia mengundang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, selebritis populer Tanah Air yang dikenal bertarif fantastis.

Sebelumnya, Lisa mengundang Ustaz Adi Hidayat untuk mengisi ceramah dalam Tablig Akbar yang digelar oleh Yayasan Abdul Azis Halaby di Sofia Residence 2, Kecamatan Loktabat Utara, Banjarbaru.

Saat itu umat Islam tumpah ruah memenuhi lokasi acara. Lisa Halaby sebelumnya tak pernah diperhitungkan dalam peta politik di Kota Banjarbaru.

Dia tercatat sebagai ASN pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru sebelum akhirnya memutuskan pensiun sebagai ASN pada 10 Juni 2024.

Karir Lisa sebagai ASN dimulai pada tahun 2000. Saat itu Kota Banjarbaru masih berada di bawah kepemimpinan Rudy Resnawan sebagai Wali Kotanya.

Baca Juga :   DINSOS KALSEL Dongkrak Keahlian Tagana Spesialis Water Rescue

Berkat kerja kerasnya,  jebolan Strata 1 Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia -juga terkenal dengan sebutan STIEPAN-, akhirnya diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2007. Setahun kemudian, SK sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berhasil ia kantongi.

Setelah sempat menjadi staf di Bagian Umum, lalu pada 2015 Lisa mendapat dua kali promosi kenaikan jabatan. Yakni sebagai sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Komet, dan Sekretaris Lurah Loktabat Utara.

Tiga tahun setelahnya, pada 2018, perempuan berdarah campuran Banjar – Timur Tengah ini kembali mendapat promosi kenaikan jabatan sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kesejahteraan pada Bagian Kesra.

Jabatan yang akhirnya ia pungkasi dengan surat pengunduran diri. Pada 2016 lalu, Lisa Halaby bersama keluarga besarnya mendirikan Yayasan Abdul Aziz Halaby.

Yayasan yang namanya diadopsi dari nama sang ayah, Abdul Aziz Halaby, bergerak di bidang kemasyarakatan, pendidikan, agama, dan sosial. Di sana ia dipercaya sebagai pengawas.

Taman Pendidikan Al Quran (TPA), menjadi salah satu fokus utama didirikannya Yayasan Abdul Aziz Halaby. Di bawah naungan yayasan tersebut, saat ini ada tak kurang 570 santri. Semuanya bebas biaya, alias gratis.

Tak hanya anak-anak, para orang tua yang belum bisa, atau belum lancar membaca Al Qur’an, juga diberi ruang yang sama untuk belajar di Yayasan Abdul Aziz Halaby.

Di bawah naungan yayasan yang sama, pada 2023 juga telah berdiri dan beroperasi, SD Al Halaby Islamic School. Ada 100 anak yang saat ini sedang menuntut ilmu di sana. Antusiasme masyarakat menyekolahkan anaknya di SD Al Halaby Islamic School sangat tinggi, tapi karena masih fase penambahan gedung, jumlah siswa masih dibatasi.

Tak hanya aktif di yayasan, perempuan yang baru akan genap berusia 45 tahun pada 11 September tahun ini juga telah mendirikan Majelis Taklim Halaby. Di sana Lisa Halaby sebagai pimpinannya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:17

WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11

FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca