SuarIndonesia — Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan mendongkrak kapasitas dan kemampuan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) spesialis “water rescue”.
Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Provinsi Kalsel Achmadi di Banjarmasin, Senin (11/11/2024) mengatakan kegiatan tersebut sebagai kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menjelang musim penghujan.
Achmadi mengatakan relawan Tagana spesialis water rescue harus memiliki kemampuan mumpuni untuk operasi penyelamatan korban di perairan.
“Mengingat Kalsel termasuk wilayah berpotensi banjir yang tinggi, sehingga keahlian Tagana untuk penyelamatan di air menjadi kebutuhan mutlak,” kata Achmadi mengutip AntaraNews, Senin (11/11/2024).
Achmadi menuturkan keterampilan khusus yang diberikan meliputi teknik penyelamatan di air, penggunaan peralatan water rescue hingga mengoperasikan perahu karet.
Pelatihan pemantauan keahlian tersebut tersebut diikuti 40 orang terdiri dari 26 anggota Tagana dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel, enam anggota Pramuka dan delapan orang dari Dinsos Provinsi Kalsel selama tiga hari pada 11-13 November 2024.
“Peserta diajarkan tentang teknik penyelamatan menggunakan perahu, evakuasi korban di area banjir, serta pertolongan pertama kepada korban yang mengalami hipotermia atau kelelahan,” ungkap Achmadi.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, Achmadi mengungkapkan pelatihan tersebut memperkuat koordinasi antara Tagana dengan instansi lain, seperti Kemensos dan Basarnas agar penanganan bencana banjir dapat lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi.
“Keberadaan Tagana spesialis water rescue ini, maka diharapkan bisa meminimalisir dampak bencana serta memberikan pertolongan yang cepat dan tepat kepada masyarakat,” ucap Achmadi. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















