Madrid Berpeluang Rekrut Neymar, Ayahnya Benci Messi

- Penulis

Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang Real Madrid dapatkan Neymar lebih terbuka. (FRANCK FIFE / AFP)

Suarindonesia – Peluang Neymar ke Real Madrid bisa menjadi kenyataan karena sang ayah sangat benci dengan megabintang Barcelona Lionel Messi.

Madrid kini lebih unggul dalam perburuan penyerang Paris Saint-Germain Neymar. Bersama Barcelona, Madrid ingin mengembalikan Neymar ke Liga Spanyol.

Neymar ingin kembali ke La Liga karena sudah tidak betah bersama PSG. Sejumlah cerita mewarnai rumor Neymar di bursa transfer musim ini.

Gaya Neymar yang terlalu selebritas mulai tidak disenangi Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi. Pemain 37 tahun itu juga rawan cedera.

Belakangan, Neymar absen di sesi latihan pertama Les Parisiens usai libur pramusim, hingga membuat PSG mengeluarkan ultimatum kepada sang pemain.

Keinginan Neymar pergi dari Paris juga diakui direktur olahraga Leonardo. Tetapi PSG enggan melepas Neymar dengan harga murah.

Barcelona disebut sangat menginginkan Neymar. Akan tetapi PSG menolak penawaran dari Blaugrana yang ingin menukar Neymar dengan sejumlah pemain bintangnya. Keinginan Barcelona meminjam Neymar juga dimentahkan PSG.

Dengan mandeknya usaha Barcelona merekrut kembali Neymar, maka peluang terbuka ada pada Madrid. Los Blancos ingin memperkuat skuatnya dengan mantan pemain Santos itu meski sudah memiliki Eden Hazard.

Baca Juga :   FINAL PIALA AFF Futsal 2024: Indonesia Juara Libas Vietnam 2-0

Terlebih lagi ayah Neymar sangat benci dengan Lionel Messi, bintang Barcelona seperti dikutip dari FOX Sports Asia berdasarkan laporan Diario Gol.

Ayah Neymar, Neymar Senior, tidak memiliki rasa hormat kepada Messi. Terutama setelah beberapa insiden di masa-masa sebelumnya. Ayah Neymar juga yakin anaknya tidak akan diperlakukan dengan adil di Barcelona.

Selain itu pindah ke Madrid atau tidak satu klub dengan Messi dipercaya bisa menjadi jalan lain bagi Neymar untuk bisa meraih penghargaan Ballon d’Or.

Sejumlah sumber menyebut Neymar ingin dianggap sebagai pemain penting, dan itu hanya bisa terjadi di Madrid. Sementara di PSG saat ini ada Kylian Mbappe, sedangkan di Juventus ada Cristiano Ronaldo.

Untuk bisa membawa Neymar ke Santiago Bernabeu, ayah Neymar menilai Madrid hanya perlu merogoh kocek sebesar 180 juta euro atau setara dengan Rp2,8 triliun. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEIR STARMER Mundur jadi PM Inggris
PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen, 3 Tim Raih Hasil 100%
MOTOGP CEKO 2026: Marc Marquez Juara, Ogura dan Bagnaia Finis 2-3
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
IRAN BEBASKAN BIAYA Melintas di Selat Hormuz selama 60 Hari
PIALA DUNIA 2026: Kanada Bantai Qatar 6-0
PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Piala Dunia 2026 Usai Matchday 1
PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Usai Match ke-20

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:05

ARWANA RED BANJAR ‘Si Mata Juling’ yang Harganya Terjangkau

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:30

DUKUNG WFH, Kemkomdigi Kawal Infrastruktur Digital Andal

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:25

YOUTUBE Hadirkan Fitur Perlindungan Anak untuk Dukung PP Tunas

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43

WASPADA KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:42

KELEBIHAN Karbohidrat saat Sahur Bisa Bikin Tubuh Cepat Merasa Lapar

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:34

8.000 Akun Canva bagi Talenta Kreatif dan UMKM

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:34

INDONESIA Negara Pertama Blokir AI Grok

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:53

INDONESIA Creative Week Belgium: Kain Sasirangan Khas Tala Pikat Warga Belgia

Berita Terbaru

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Kalteng

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:24

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca