KTNA Sokong Keberlanjutan Pembangunan IKN

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 20:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompleks kantor Kementerian Koordinator Indonesia di Ibu Kota Nusantara. (Foto: SI/wikipedia.org)

Kompleks kantor Kementerian Koordinator Indonesia di Ibu Kota Nusantara. (Foto: SI/wikipedia.org)

SuarIndonesia — Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) siap berada di garis depan menyokong keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

“KTNA dukung keberlanjutan pembangunan IKN, dan siap berada di garis terdepan,” ujar Ketua KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor ketika ditanya menyangkut dukungan KTNA terhadap pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (22/9/2025).

Anggota KTNA dari tingkat nasional hingga kecamatan siap mendukung pembangunan dan keberlanjutan IKN, lanjut dia, KTNA bakal bersurat langsung kepada kepala negara menyampaikan sikap, “Lanjutkan IKN”.

“KTNA memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan pembangunan calon ibu kota Indonesia,” tutur Yadi Sofyan Noor dilansir dari AntaraNews.

Sebagai bentuk dukungan tersebut dilakukan penanaman pohon, penebaran benih ikan, hingga dialog terbuka, Rembug Utama Expo KTNA 2025 memperkuat ketahanan pangan.

Anggota KTNA meninjau sejumlah titik strategis, termasuk Zona E Puspantara berlokasi di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, yang diproyeksikan sebagai taman buah untuk mendukung target 10 persen kawasan produksi pangan berkelanjutan di IKN.

Baca Juga :   CEK ! Inilah Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Kalimantan, Provinsi Kalsel Urutan Tiga

Dari luas lahan 14 ribu hektare, menurut Kepala Desa Sukomulyo Mustain, masih banyak lahan yang bisa dikembangkan dan Puspantara difungsikan sebagai taman buah Nusantara.

Puspantara diharapkan mampu menghijaukan kawasan, sekaligus mendukung kebutuhan pangan IKN, baik sayur maupun buah-buahan.

Kemudian juga menebar 10.000 ekor benih ikan papuyu, salah satu spesies endemik Kalimantan, di Embung MBH IKN yang berfungsi menjaga keseimbangan hidrologi dan ekosistem mikro kawasan.

“Kami apresiasi sikap dukungan 36 juta anggota KTNA untuk masa depan Indonesia,” kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

Pembangunan IKN diarahkan untuk pemerataan, timpal dia, apalagi menghadapi Ibu Kota Politik 2028 sesuai Peraturan Presiden (Perpres) 79 Tahun 2025.

“IKN dirancang sebagai kota hutan (forest city) dengan konsep kota pintar (smart city) yang mengedepankan fungsi hidrologi,” demikian Basuki Hadimuljono. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN: Sudah tidak Ada Tambang Ilegal di Hutan Konservasi IKN
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
TAMAN NASIONAL KUTAI Wadah Pelestarian 324 Fauna
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat
KASUS RITA WIDYASARI: KPK Periksa Bupati PPU dan 22 Saksi Lainnya
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca