Suarindonesia – Kodim 1003/Kandangan bekerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Telaga Langsat mengadakan kegiatan penerapan Inovasi teknologi tepat guna berupa pelatihan modifikasi alat mesin pertanian jenis handtraktor Rotary dengan merk quick.
Itu semua pula mewujudkan visi dan misi Bapak Bupati Hulu Sungai Selatan Go Organik serta mencegah terjadinya Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di wilayah Hulu Sungai Selatan (HSS).
Sebelum pelaksanaan modifikasi, Alsintan Komandan Kodim 1003/Kandangan
memberikan motivasi kepada para peserta kegiatan gelar teknologi, kegiatan pelatihan petani dan pelaku agribisnis Dinas Pertanian HSS Tahun 2019, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Telaga Langsat HSS, kemarin.
Disampaikan , Dandim, Letkol Inf Suhardi Aji Sriwijayanto SE, dalam olah lahan khususnya di daerah persawahan itu jangan di bakar karena tanah bekas bakaran bisa menjadi keras.
Itu, karena kekurangan unsur hara dengan kata lain kalau dibakar banyak unsur mikroorganisme tanah yang akan mati, sehingga tanah menjadi keras di samping itu bekas bakaran jerami tadi hanya akan menghasilkan kandungan Silika dan Kalium
“Sedangkan kalau kita olah bekas jerami tadi maka akan menghasilkan pupuk organik sehingga bisa mengurangi biaya produksi khususnya penggunaan pupuk kimia,” ujarnya.
Adapun perbandingan kalau pupuk itu bisa kita fermentasi di lahan dengan benar maka per 1 ton GKG akan menghasilkan ± 1.5 ton jerami dan setelah di fermentasi maka akan menghasilkan pupuk/unsur N 9 kg, P 2 kg, K 25 kg, S 2 kg, Si 70 kg, Ca 6 kg, Mg 2 kg ( sumber Balitbang kementerian pertanian )
“Dengan inovasi yg sedang kita lakukan ini dapat hemat waktu, hemat biaya dan hemat tenaga aehingga dapat meningkatkan hasil produksi.
Disamping itu petani nantinya tidak perlu capek capek ngangkat bekas jerami di lahan karena dengan alsintan yang kita modifikasi, nantinya jerami akan langsung hancur dan tercampur dengan tanah dengan sendirinya setelah itu tinggal kita lakukan pelapukan atau pembusukan,” bebernya.
Dan lanjutnya, paling penting sama sama bersinergi cegah dan minimalisir kebakaran lahan.
Kegiatan dilanjutkan demonstrasi penerapan dengan modifikasi Alsintan Handtraktor Rotary di pandu salah satu anggota Kodim 1003/Kandangan dan PPL BPP.
Dandim berkenan melaksanakan ujicoba alat tersebut di lahan yang telah bekas tanaman jagung yg berada di belakang kantor BPP Telaga Langsat
Pada kegiatan, para petani sangat antusias serta secara bergantian mencoba menggunakan alsintan tersebut (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















