KEMENHUT Berdayakan Warga KIPP IKN Lewat Program Perhutanan Sosial

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 22:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu kawasan hutan yang dikelola masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Antara/Nyaman B Purwaniawan)

Salah satu kawasan hutan yang dikelola masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Antara/Nyaman B Purwaniawan)

SuarIndonesia — Kementerian Kehutanan memberdayakan warga lewat Program Perhutanan Sosial sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan, sekaligus menjaga kelestarian hutan.

“Akses kelola perhutanan sosial sampai kepada masyarakat di tingkat tapak,” ujar Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Catur Endah Prasetiani ketika ditanya menyangkut pemberdayaan hutan bagi warga di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (2/3/2026).

Program Perhutanan Sosial tidak boleh berhenti hanya pada pemberian akses kelola hutan, akan tetapi diperlukan kerja sama antara pemerintah swasta, lembaga swadaya masyarakat, serta mitra lainnya,

Ia menjelaskan program tersebut dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan hutan secara berkelanjutan untuk peningkatan kesejahteraan serta menjaga kelestarian hutan.

“Integrasi pengelolaan dari hulu hingga hilir, perluasan peluang usaha, serta penguatan pendampingan kepada masyarakat juga perlu terus dilakukan,” kata Endah Prasetiani, melansir dari AntaraNews.

Hingga kini, tercatat secara nasional Program Perhutanan Sosial telah memberikan akses kelola hutan seluas 8,33 juta hektare kepada masyarakat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga :   BT, Bos Tambang Perusak Ratusan Rumah Transmigran Ditahan

Akses perhutanan sosial tersebut, kata dia, diberikan melalui 11.192 surat keputusan kepada sekitar 1,4 juta kepala keluarga di seluruh Indonesia.

“Khusus di Provinsi Kalimantan Timur persetujuan perhutanan sosial yang telah diberikan mencapai 360.947,82 hektare melalui 223 persetujuan kepada 23.451 kepala keluarga,” demikian Catur Endah Prasetiani. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BABY SITTER Curi Perhiasan Majikan Senilai Rp 300 Juta
GELOMBANG Capai 2 Meter, Nelayan Kaltim Diminta Waspada!
KORUPSI INSENTIF GURU: Disdikbud Kukar Digeledah Kejati Kaltim
QORI Murjani Raih Juara I MTQ Pelajar Internasional di Malaysia
NELAYAN Maratua Tewas Diterkam Buaya
POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak
PLAZA Seremoni IKN Raih Honour Award

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca