KEMBALI GALAKKAN Operasi Yustisi akibat Kasus Melonjak

- Penulis

Jumat, 16 Juli 2021 - 21:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjadi di Kota Banjarmasin membuat Pemerintah Kota (Pemko) setempat bakal kembali menggalakkan operasi yustisi.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, hal tersebut dilakukan guna meningkatkan sikap disiplin protokol kesehatan (prokes) masyarakat dalam aktivitas kesehariannya.

Mengingat kondisi saat ini yang mana angka kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap harinya.

“Saya sudah minta dengan Satpol PP untuk melakukan operasi yustisi dan memberikan sosialisasi kepada warga terutama malam yang masih beraktivitas untuk tetap menjaga prokes,” ucapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Jumat (16/7/2021).

Lantas, apakah operasi yustisi tersebut akan dilakukan dalam bentuk pembatasan kegiatan pada waktu malam di kota yang berjuluk Seribu Sungai ini?

 

 

operasi yustisi Oleh Pemko Banjarmasin beserta Satpol PP (2)

 

 

Dengan tegas, Ibnu Sina menjawab bahwa saat ini pembatasan aktivits berupa jam malam dan lainnya tersebut belum diberlakukan. Menurutnya, posko PPKM Mikro yang ada di tiap kelurahan sudah mulai aktif.

Baca Juga :   CEGAT MOBIL Agya, Ini Awal Hingga Mantan Kanit Resnarkoba Polres Barsel Diganjar 6 Tahun Penjara

“Belum-belum untuk di zona orange pun juga belum. Tapi yang PPKM Mikro poskonya kan sudah aktif masing-masing kelurahan,” tuturnya.

Sebelumnya, berbagai strategi untuk mengantisipasi terjadi lonjakan kasus Covid-19, sudah mulai dipersiapkan Pemko Banjarmasin.

Diantaranya menambah kapasitas tempat tidur di setiap rumah sakit yang ada di Banjarmasin, merekrut tenaga kesehatan (nakes) baru, dan mendirikan tenda-tenda darurat di halaman RSUD Sultan Suriansyah.

Tidak hanya itu, Pemko juga bakal menjadikan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) serta puskesmas-puskesmas menjadi rumah sakit darurat.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 14:56

ENCEK PEMBUNUH BIDAN di Banjarmasin akan Hadapi Penjara Seumur Hidup

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca