KALBAR TARGETKAN Pekan Gawai Dayak Masuk Agenda KEN

- Penulis

Minggu, 12 Mei 2024 - 23:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari menggelar konferensi pers persiapan kegiatan Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII Tahun 2024 di Pontianak, Minggu (12/5/2024). [ANTARA/Rendra Oxtora]

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari menggelar konferensi pers persiapan kegiatan Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII Tahun 2024 di Pontianak, Minggu (12/5/2024). [ANTARA/Rendra Oxtora]

SuarIndonesia — Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat menargetkan kegiatan Pekan Gawai Dayak masuk dalam kalender event nusantara (KEN) agar menjadi agenda wisata nasional.

“Menurut saya Pekan Gawai Dayak ini juga sangat potensi untuk masuk ke dalam kalender event nusantara, sehingga kita menargetkan agar kegiatan ini bisa masuk dalam kalender event nusantara, agar bisa dipromosikan secara nasional, bahkan Internasional,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari Windy saat menggelar konferensi pers persiapan kegiatan Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII Tahun 2024 di Pontianak, Minggu (12/5/2024).

Dia mengatakan agar bisa masuk dalam Kalender Event Nusantara, pihaknya harus mengikuti item-item apa yang harus dilengkapi. “Tinggal bagaimana nanti dari panitia dan akan kami bantu untuk menyampaikannya dari sisi kurasi baik presentasi maupun menyampaikan dari rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan,” tuturnya dikutip AntaraNews.

Event Kalimantan Barat yang sudah beberapa kali masuk ke dalam agenda Nusantara tentunya sangat bermanfaat bagi keberlangsungan ragam budaya dan pariwisata di daerah ini.

“Contohnya Cap Go Meh dengan Gawai Sowa di Kabupaten Bengkayang yang akan dilaksanakan pada bulan Juni nanti, karena Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah menyampaikan ke saya dan beliau akan mengusahakan untuk tetap hadir jika sudah masuk di kalender event itu,” katanya.

Pekan Gawai Dayak merupakan kegiatan yang masuk dalam kalender tetap Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat dan merupakan salah satu warisan budaya tak benda Kalimantan Barat yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai warisan Budaya Nasional dari Kalimantan Barat Tahun 2016.

Baca Juga :   KJRI KUCHING Tangani 4.000 WNI Nonprosedural

Adapun tema Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat ke XXXVIII Tahun 2024 yang akan dilangsungkan pada tanggal 18 sampai 25 Mei 2024 dengan tema “Memperkuat Tradisi dan Budaya Dayak untuk Indonesia Raya” dan Sub Tema “Sinergitas Pelestarian Kebudayaan Dayak dalam Kehidupan Masyarakat yang Bermartabat di Tengah Kemajemukan”.

Ia juga menyampaikan beberapa keuntungan dari adanya Kalender Event Kalimantan Barat yakni adanya peningkatan pada aspek promosi dan dibantu juga promosi dari pihak Kementerian.

“Kalau Kementerian mempromosikan, tentu bukan hanya media nasional tetapi juga media Internasional juga ikut melihat kalender event yang akan dilaksanakan di Indonesia. Contohnya seperti festival Cap Go Meh beberapa waktu yang lalu itu begitu banyak wisatawan maupun media-media yang hadir,” kata Windy.

Adapun kegiatan yang akan ditampilkan pada pagelaran Pekan Gawai Dayak Provinsi Kalimantan Barat ke XXXVIII tahun 2024 antara lain Lomba Tari Kreasi, Lomba Lagu Dayak, dan Lomba Makanan Tradisional Dayak.

Kemudian, Lomba Menyumpit, Lomba Pangka’ Gasing, Lomba Melukis Perisai, Lomba Menumbuk Padi dan Menampik, Lomba Pencak Silat, Lomba Pabayo, Lomba Mendongeng, Lomba Tatto, Lomba Busana Anak hingga Pemilihan Bujang Dara Dayak Kalimantan Barat tahun 2024. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
PUTUSAN UNIK, Hakim PN Mempawah Hukum Terdakwa Berlebaran ke Rumah Korban

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca