KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa SIK M.H

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa SIK M.H

SuarIndonesia – Kasus seorang pria keluarkan dan tenteng diduga senjata  jenis pistol di depan arena H&H Gym, di kawasan Perdagangan Gang Tuntung Pandang Banjarmasin Utara, beberapa waktu lalu, dalam proses pihak penyidik Polresta Banjarmasin.

Dari keterangan, Minggu (19/4/2026), penyidik Polresta telah memintai keterangan saksi dan korban.

Kejadian pada pada Selasa (14/4/2026) ini, sempat gegerkan warga. Keributan di jalan depan arna Gym.

Mereka yang cekcok saling tunjuk dan teriak, dan tiba-tiba pria bertubuh gemuk disebut berinisial E, keluarkan serta menenteng pistol, sembari membentak-bentak, bahkan mendorong pada seorang pemuda.

Namun semua akhirnya peristiwa pada Selasa dilerai dan dari pihak Polsek Banjarmasin Utara, turun setelah menerima laporan adanya kejadian.

“Ia ada kejadian tersebut, laporan baru diterima beberapa hari setelah kejadian dan dalam proses,” kata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa SIK M.H, ditanya awak media.

Saat ini lanjutnya sudah meminta keterangan dari saksi dan korban.”Kita pastikan dugaan pria itu bukan rupakan anggota Perbakin (Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia)   , juga lain anggota Kepolisian,” ucapnya.

Baca Juga :   PEMBUNUHAN dI Kelayan B, Tersangka Hapis Peragakan Adegan

“Nantinya setelah pemeriksaan saksi dan korban, penyidik akan panggil terlapor,” jelasnya.

Ia juga mengakui dari hasil keterangan sementara, kejadian diduga persoalan parkir. Terlapor yang merupakan warga setempat disebut kesal karena mobilnya tidak bisa keluar lantaran gang dipenuhi parkir motor.

Sedangkan pemuda yang dibentak diduga penjaga di H&H Gym, yang diketahui dikelola oleh dua dosen di Banjarmasin.

Di sekitar  lokasi tersebut telah terpasang imbauan bagi pengunjung agar tidak memarkir kendaraan, khususnya mobil di dalam gang.

Meski demikian, tndakan mengeluarkan dan mengacungkan senjata, baik senjata api maupun senjata tajam di ruang publik, merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan berlaku. (*/ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56