KABUPATEN Balangan Tetapkan Status Keadaan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan 2024

- Penulis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 22:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan 2024.(Foto :Mc.Balangan)

Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan 2024.(Foto :Mc.Balangan)

Suarindonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Siaga Bencana Kebakaran Lahan dan Lahan di Kabupaten Balangan 2024 di Aula Benteng Tundakan, Senin (12/8/2024).

Hadir sejumlah elemen terkait guna membahas serta menyamakan persepsi dan sinergitas untuk menangani Karhutla dan Kekeringan termasuk penetapan Siaga Karhutla Tahun 2024 di Kabupaten Balangan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan kegiatan oleh Kepala Bidang dan Kepala Pelaksana, dilanjutkan dengan paparan dari BMKG Provinsi Kalsel, kemudian diskusi bersama lalu penetapan status.

Bupati Balangan H Abdul Hadi melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir Tuhalus mengimbau seluruh elemen untuk selalu waspada dan aktif dalam upaya penanggulangan, termasuk pencegahan. Terus gaungkan ajakan untuk waspada karhutla dan kekeringan.

Kemudian juga tingkatkan kualitas data, info dan pelaporan kejadian bencana serta optimalkan mitigasi bencana.

“Mitigasi perlu langkah konkret dan koordinasi yang terencana, terpadu dan berkesinambungan, melalui rakor ini kami berharap setiap kejadian karhutla dan kekeringan bisa diantisipasi sejak dini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Balangan H Rahmi mengatakan, berdasarkan hasil rakor lintas sektor ini diputuskan bahwa mulai hari ini Senin 12 Agustus 2024 sampai dengan 31 Oktober 2024 nanti Kabupaten Balangan Berstatus Keadaan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan.

Baca Juga :   DESA BALINDA Angkat Tradisi Lokal Melalui Racah Mampulang Bakarasmin

Untuk itulah kedepannya akan disusun langkah strategis dalam rangka mencegah terjadinya karhutla dan kekeringan diantaranya melaksanakan apel siaga karhuta dan kekeringan, mendirikan posko serta sosialisasi kelapangan.

“Mudahan melalui langkah strategis ini mampu mengajak stakeholder dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mencegah terjadinya karhutla,”ujarnya.

Ia berharap sinergitas dan kebersamaan selalu terjalin dengan baik dengan berbagai instansi terkait dalam rangka menanggulangi karhutla di Balangan.

“Mari kita waspada dan berupaya untuk mencegah terjadinya karhutla baik yang disebabkan oleh alam maupun tangan manusia,” tutupnya.(ADV/RJ)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
PERKUAT KOMITMEN Kesejahteraan Warga, Dinsos Balangan Luncurkan Lima Inovasi Layanan
MEMBENTUK MPA Pemkab Balangan dan Kementerian LH
DIIKUTI ANGGOTA DPRD Balangan Rakorwil ADKASI se-Kalimantan
KASUS Menyeret Nama Babeh Aldo, Begini Disikapi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
MESIWAH PARE GUMBOH sebagai Warisan Budaya Dayak Deah
JEMAAH HAJI Kloter 18 Debarkasi Banjarmasin Tiba
DPRD Balangan Desak BWS Kalimantan III Selesaikan Persoalan Banjir

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca