KASUS Menyeret Nama Babeh Aldo, Begini Disikapi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fery Setiadi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Fery Setiadi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

SuarIndonesia – Kasus yang menyeret nama Muhammad Ali Ridho atau  dikenal  Babeh Aldo yang dalam proses di  Polda Kalsel, ini disikapi Fery Setiadi selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

“Ya, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati proses hukum yang tengah ditangani Polda Kalimantan Selatan (Kalsel),” katanya, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Fery, setiap proses perkara yang sedang di tangani aparat penegak hukum harus diberikan ruang sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan, tanpa adanya tekanan, intervensi, maupun penghakiman dari publik.

“Kita memahami bersama bahwa negara ini adalah negara hukum. Setiap warga negara memiliki kedudukan dan hak yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.

Maka dari itu, mari kita hormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menghakimi siapa pun sebelum ada putusan pengadilan,” tegasnya.

Fery Setiadi mengatakan bahwa penyidik memiliki kewenangan dan prosedur yang harus dijalankan dalam mengungkap suatu perkara.

Sebab itu, masyarakat agar di harapkan tetap tenang dan kondusif memberikan kepercayaan penuh kepada pihak penyidik agar dapat bekerja secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan fakta hukum.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak memilih dan memilah derasnya arus informasi, khususnya di media sosial.

Baca Juga :   DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon

Menurutnya, berbagai opini, asumsi, hingga informasi yang belum terverifikasi berpotensi menggiring persepsi publik dan mengganggu jalannya proses hukum.

Masyarakat jangan sampai ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Hal itu dapat merugikan semua pihak, baik pelapor maupun pihak yang sedang menjalani proses hukum.

“Prinsip praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi sebagai bagian dari penghormatan terhadap sistem peradilan di Indonesia,” imbuhnya.

Kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum akan semakin baik apabila seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berlandaskan alat bukti yang sah.

“Saya percaya dan optimistis Polda Kalsel mampu menangani perkara ini secara independen berdasarkan fakta-fakta hukum yang ditemukan selama proses penyidikan, bukan karena tekanan opini publik ataupun kepentingan pihak tertentu,” tutupnya.

Diketahui, masalah dihadapi Babeh Aldo, atas unggahan konten  terkait kualitas air PDAM Balangan. (*/ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca