SuarIndonesia – Kondisi berstatus tanggap darurat, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi daerah paling parah terdampak bencana banjir.
“Tak hanya menggerakkan jajaran Polres HST untuk membantu masyarakat dalam upaya evakuasi, pendirian posko pengungsian dan dapur umum.
Tapi Polda Kalsel juga akan menggerakkan bantuan ke Kabupaten HST,” kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’I, kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).
Ia mengatakan, iring-iringan truk dan kendaraan angkutan personel akan dilepas serta diberangkatkan ke Kabupaten HST, Rabu (1/12) hari ini, setelah apel.
Dikatakan, setidaknya ada dua unit truk pembawa logistik bahan makanan dan pakaian yang akan diberangkatkan.
Selain itu, kendaraan pengangkut personel juga akan mengiringi membawa personel Kepolisian sebagai tambahan kekuatan dalam membantu upaya penanganan banjir di daerah tersebut.
Laporan yang didapat lanjutnya, dari sebelas kecamatan di Kabupaten HST, lebih dari separuhnya menjadi kawasan yang paling parah terdampak bencana banjir.
Kecamatan Pandawan, Kecamatan Batu Benawa, Kecamatan Haruyan, Kecamatan Hantakan, Kecamatan Barabai dan Kecamatan Batang Alai Timur.
Sederet sarana infrastruktur meliputi Jalan Akses Haliau Hantakan, Waki, Batu Kijang, Jembatan penghubung Murung B ke Patikalain, Jembatan Batu Gantung Kijang dan Jembatan Nateh juga dilaporkan sempat terputus akibat banjir.
Sebelumnya, jajaran Polres HST bersama tim gabungan TNI, BPBD dan relawan sudah mengevakuasi lebih dari ribuan warga korban banjir. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















