GURU GAPTEK Diakui Disdik Banjarmasin Masih Banyak

- Penulis

Kamis, 3 November 2022 - 23:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Masih banyaknya guru di Kota Banjarmasin yang belum memahami penggunaan Teknologi Informasi (TI) alias gagap teknologi atau gaptek dalam proses belajar mengajar di Kota Banjarmasin diakui oleh pemerintah setempat dan menjadi PR tersendiri untuk segera dituntaskan.

Pasalnya, kondisi itu berdampak pada sulitnya untuk memberlakukan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) secara mandiri di sekolah kepada siswa. Baik jenjang SD maupun SMP.

“Kita memaklumi karena usia guru-guru kita yang di 45 ke atas, dan masih ada guru yang enggan menggunakan teknologi yang ada di smartphonenya,” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi kepada wartawan, Kamis (3/11/2022) usai pembukaan sosialisasi IKM di aula rektorat ULM Banjarmasin.

Menurut Nuryadi, hal tersebut menyebabkan hasil penilaian oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) dianggap masih kurang untuk pengisian yang dilakukan oleh sekolah.

Maka dari itu, perlu melakukan pelatihan kepada guru-guru. Namun tak dipungkirinya secara khusus pendidikan teknologi terbatas, sehingga itu perlu ada suatu gebrakan sosialisasi yang harus dilakukan pada para guru.

“Salah satunya tadi kita melakukan kerja sama dengan Prodi Teknologi Pendidikan ULM gebyarnya mengadakan workshop dan lainnya,” terangnya.

GURU GAPTEK Diakui Disdik Banjarmasin Masih Banyak (2)

Ia mengatakan sosialisasi tidak hanya monoton saja. Tapi nantinya harus ada pendampingan langsung ke sekolah-sekolah.

Di samping itu, diakuinya sekarang ini hanya ada 25 SMP di Kota Banjarmasin yang sudah menerapkan IKM. Sedangkan SD ada sekitar 35.

Sementara itu, sekitar 40 SD penggerak yang ada di Kota Banjarmasin sudah menerapkan IKM yang memang sebagai pilot project.

Diketahui sebelumnya, adanya kuota untuk sekolah penerapan IKM yang telah ditentukan dari Kemdikbud pada sekolah di tiap daerah.

Selain itu, IKM sendiri terbagi dari tiga yaitu Mandiri Belajar, Mandiri Berubah dan Mandiri Berbagi.

Karena itulah Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus berupaya melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Baca Juga :   SIAP SIAGA Banjarmasin Hadapi Potensi Banjir!

Kali ini bimtek tersebut diberikan kepada Pengawas, Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan Operator Dapodik SMP dan SD Negeri/Swasta, bertempat di Gedung Rektorat ruang rapat senat Lt.3, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

Wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku sangat berterimakasih kepada seluruh pihak terkhusus Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dan Universitas Lambung Mangkurat yang telah bekerjasama sehingga terselenggaranya acara Bimtek tersebut yang digelar selama 3 hari.

Baca Juga :

GURU GAPTEK, Kendala Penerapan IKM di Kalsel

“Mudah-mudahan 3 hari ini betul-betul bisa meningkatkan kompetensi mereka sehingga guru-guru punya keahlian skill untuk teknologi pendidikan karena sudah saatnya sekarang pendidikan itu harus berbasis teknologi,” ucap H Ibnu Sina.

Menurutnya, dampak dari pandemi Covid-19 sangatlah berpengaruh terhadap dunia pendidikan yang mana Guru harus dituntut menguasai Teknologi dalam bidang Pendidikan. Maka dari itu, semoga dengan adanya Bimtek tersebut diharapkan tidak ada lagi Guru-guru yang Gagap Teknologi.

“Kita merasakan bagaimana pandemi itu betul-betul memukul dunia pendidikan dan mudah-mudahan dengan pengalaman pandemi kemarin tidak ada lagi guru-guru Gagap teknologi (Gaptek) yang tidak bisa mengikuti pembelajaran baik secara offline ataupun berbasis online,” harapnya.

Sementara itu, Prof. Dr Ahmad mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergitas kolaborasi Pentahelix ABCGM Pemerintah Kota Banjarmasin yang melibatkan para Akademisi dan pihaknya mengucapkan terimakasih karena telah diberikan atensi kerjasama dalam hal membangun pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Banjarmasin.

“Kita berharap bahwa apa yang kita laksanakan selama ini kedepannya semakin dapat ditingkatkan dalam rangka memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Banjarmasin,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:17

WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11

FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca