GERAKAN Sekolah Bersih, Dukung Jaga Lingkungan

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 00:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menjadi pembicara dalam perayaan Hari Peduli Sampah Nasional di Universitas Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan pada Sabtu (15/3/2025). (Foto: ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen)

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menjadi pembicara dalam perayaan Hari Peduli Sampah Nasional di Universitas Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan pada Sabtu (15/3/2025). (Foto: ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen)

SuarIndonesia — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyambut baik Gerakan Sekolah Bersih guna menjaga kelestarian alam, sekaligus menanggulangi isu lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat pada perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

“Kemendikdasmen tidak hanya memiliki perhatian terhadap lingkungan hidup, namun kami berkomitmen untuk bersama-sama bertanggung jawab serta menanggulangi isu lingkungan tersebut,” ungkap Wamendikdasmen Atip dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu (16/3/2025).

Pada kesempatan itu Wamendikdasmen Atip juga menyoroti tentang perilaku manusia kepada alam yang justru merusak alam alih-alih merawatnya.

“Dalam Quran surat Ar Rum ayat 41 dijelaskan bahwa kerusakan di muka bumi, baik di darat dan laut, adalah disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia. Oleh karena itu kita harus sadar betul dampak dari perbuatan kita sendiri terhadap alam di muka bumi,” kata Atip.

Karena itu untuk menjaga ekosistem dan kelestarian alam, ia menerangkan Kemendikdasmen telah mencanangkan Gerakan Sekolah Bersih dengan semangat “Sekolah Bersih” yang bukan hanya sekadar slogan.

Baca Juga :   ENAM Kementerian Bersatu Lawan Kekerasan Anak

“Lebih dari itu gerakan ini bermula dari kebiasaan para peserta didik dalam menjaga alam mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah,” kata Atip, dilansir dari AntaraNews.

Ia pun menegaskan Kemendikdasmen siap menyambut dan juga siap bekerja sama dalam menjalankan gerakan lingkungan yang bersih, termasuk dari sampah-sampah.

“Walaupun gerakan ini tidak masuk dalam kurikulum di sekolah, gerakan ini akan menjadi sebuah pembiasaan baik untuk para peserta didik di Indonesia,” ujar Wamendikdasmen Atip. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca