FBIM Panggung Pelaku Seni Budaya

- Penulis

Minggu, 18 Mei 2025 - 19:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam Karnaval Budaya FBIM tahun 2025 di Palangka Raya, Minggu (18/5/2025). (ANTARA/M Arif Hidayat)

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam Karnaval Budaya FBIM tahun 2025 di Palangka Raya, Minggu (18/5/2025). (ANTARA/M Arif Hidayat)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengatakan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tahun 2025, menjadi momentum pemberian apresiasi kepada para seniman lokal dan pelaku seni budaya lainnya, sekaligus upaya memajukan pariwisata daerah.

“FBIM ini juga menggerakkan perekonomian masyarakat dan daerah. Kita harap festival ini juga akan mengangkat pariwisata Kalimantan Tengah,” kata Agustiar di Palangka Raya, Minggu (18/5/2025).

Dia menjelaskan, FBIM juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

Festival budaya ini juga menjadi sarana memajukan usaha kreatif para pelaku UMKM, hingga menggerakkan masyarakat agar bangga membeli dan menggunakan produk dalam negeri serta berkunjung ke tempat-tempat wisata dalam negeri.

“Maka produk dan destinasi wisata akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” jelasnya.

Semarak FBIM ini dilaksanakan pada 17 sampai 23 Mei 2025, dengan memanfaatkan lokasi-lokasi strategis yang mudah dijangkau, yaitu Stadion Tuah Pahoe, Museum Balanga, Bundaran Besar, Bawah Jembatan Kahayan, Dermaga Flamboyan Bawah, dan Hotel M Bahalap.

Adapun beberapa atraksi budaya Kalteng yang dapat disaksikan bersama, antara lain karnaval budaya, permainan rakyat, kuliner tradisional, atraksi seni tradisi, keterampilan dan olahraga tradisional.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga akan dilangsungkan Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan III Tahun 2025 yang diikuti seluruh Taman Budaya dari 5 provinsi se-Kalimantan. Juga peluncuran kapal susur sungai.

Salah satu yang telah terselenggara hari ini dan mendapat sambutan antusias masyarakat adalah Karnaval Budaya FBIM dengan mengusung tema “Bersatu dalam keragaman budaya”.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Tampak masyarakat tumpah ruah memadati tepian sejumlah ruas jalan di Kota Palangka Raya untuk menyaksikan ragam kreasi yang ditampilkan pada peserta.

“Karnaval ini merupakan salah satu rangkaian dalam gelaran FBIM, sebagai salah satu promosi budaya dan pariwisata di Kalimantan Tengah,” kata Gubernur, dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Gubernur menegaskan, agar tema yang diusung dalam karnaval ini benar-benar mampu diimplementasikan, serta menggugah semangat kebersamaan dalam menjaga ataupun melestarikan kebudayaan, hingga permainan tradisional yang dimiliki.

“Kegiatan ini juga sangat positif sebagai sarana penyaluran bakat generasi muda di bidang seni dan budaya, sekaligus menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam menjaga budaya di Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Karnaval Budaya FBIM 2025 berlangsung semarak dengan para peserta yang berasal dari organisasi kemasyarakatan yang berbasis Suku Dayak, pemerintah kabupaten dan kota, organisasi perangkat daerah, BUMN/BUMD, serta lainnya.

Masing-masing peserta berupaya menampilkan yang terbaik, mulai dari berbagai kostum yang unik, menarik serta membawa identitas daerahnya masing-masing, atraksi budaya dan seni bela diri, hingga mobil hias dengan ornamen-ornamen yang tampak luar biasa. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal
ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI
KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi
TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer
KARHUTLA Tak Kunjung Reda, Pelaku Diminta Ditindak
KING COBRA di Bawah Jembatan Dikira Kayu
SOAL Alokasi Dana Desa yang ‘Imut’: 11 Kades Pupis-Katingan Curhat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca