SuarIndonesia – Kampung narkoba Palangka Raya, KalimantanP Tengah (Kalteng) digerebek Polisi dan belasan digiring, hingga Sabtu (10/10/2026) semua dalam proses.
Penggrebekan dilakukan Polda Kalteng bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP). Dalam operasi, Polisi menyita 456,77 gram sabu dan menangkap belasan orang.
Operasi gabungan digelar pada Jumat (9/10/2026) sore. Puluhan personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba, termasuk kawasan Puntun, Kelurahan Pahandut.
Operasi dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Slamet Ady Purnomo. Polisi mendapati 15 orang positif mengonsumsi narkotika dan dua orang yang diduga merupakan pengedar.
“Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua pria berinisial AR (33) dan RAF (33) yang diduga berperan sebagai pengedar. Dari keduanya, polisi menyita total 14 paket sabu dengan berat keseluruhan 456,77 gram,” ujar Kombes Pol Slamet Ady Purnomo, Sabtu (10/10/2026).
Di lokasi lain di Jalan Tjilik Riwut Km 14, petugas menyita tiga paket sabu dengan berat 100 gram. Sementara itu, di Jalan Embang, polisi menemukan tujuh paket sabu seberat 56,77 gram.
Adapun penggerebekan di Jalan G Obos XX menghasilkan empat paket sabu dengan berat mencapai 300 gram.
“Selain sabu, petugas turut menyita dua timbangan digital, dua telepon genggam, serta sejumlah bundel plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika,” katanya.
Dari lokasi tersebut, aparat juga menemukan sembilan bong atau alat isap sabu, pipet kaca, pipet plastik, plastik klip bekas kemasan sabu, gunting, korek api, dan timbangan digital.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menambahkan, operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian bersama BNN dalam menekan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di daerah ini.
“Dua terduga pengedar beserta barang bukti yang disita kini dibawa ke Mapolda Kalteng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain, termasuk memburu pihak yang diduga menjadi pemasok sabu,” katanya dilansir SuarIndonesia.com dikutip dri Detik.com.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika di lingkungan masing-masing.
“Partisipasi warga dinilai penting untuk membantu aparat mengungkap jaringan peredaran narkoba dan mencegah penyalahgunaan narkotika,” tutupnya. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















