SuarIndonesia — PS Barito Putera bertekad bangkit dan meraih tiga poin saat menjamu Persiba Balikpapan pada pekan kelima Grup Timur Liga 2 Pegadaian Championship 2026–2027. Laga bertajuk Derby Borneo tersebut akan tersaji di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (10/10/2026) malam.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Laskar Antasari untuk mengamankan tiga poin setelah laga kandang sebelumnya menelan kekalahan saat menghadapi Persela Lamongan. Laga kadang ini tentunya menjadi pembuktian bagi Laskar Antasari sekaligus menjawab harapan pendukung di kandang sendiri.
Caretaker pelatih sekaligus Direktur Teknik Barito Putera, Frans Sinatra Huwae, memastikan para pemain siap untuk menghadapi pertandingan tersebut. Evaluasi telah dilakukan setelah laga sebelumnya untuk memperbaiki kekurangan tim dan meningkatkan kekompakan permainan.
“Yang perlu kami sampaikan bahwa pertandingan besok semua pemain siap, dan mereka akan berusaha untuk memberikan yang terbaik, dalam hal ini tim mengejar kemenangan. Kami juga sudah evaluasi tentang pertandingan yang kemarin,” ujar Frans Sinata, pada saat sesi Pre-Match Press Conference, Jum’at, 9 Oktober 2026.
Frans menegaskan, hasil pertandingan sebelumnya harus menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk tampil lebih baik. Ia juga menekankan bermain di kandang menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh pemain untuk memberikan hasil terbaik bagi tim dan pendukung.
“Pertandingan kemarin kita bukan melupakan tetapi menjadi cambuk buat seluruh tim bahwa di kandang kita haram hukumnya kita kalah. Ini menjadi tekad anak-anak, semoga besok anak-anak bisa diberikan kemudahan, kekompakan, kelancaran, dan di akhir pertandingan diberikan kemenangan,” ucapnya.
Selain evaluasi permainan, Barito Putera juga tengah beradaptasi setelah kepergian pelatih Hendri Susilo. Frans mengapresiasi kontribusi Hendri selama menangani tim dan meminta para pemain tetap fokus menatap pertandingan berikutnya.
Menurut Frans, perubahan di jajaran pelatih tidak boleh mengurangi semangat juang maupun kebersamaan tim. Ia berharap seluruh pemain dan staf pelatih dapat menjaga kekompakan demi mencapai target kemenangan.
“Ya, dalam artian bahwa kita sekarang tidak melihat ke belakang, tapi kita menatap ke depan. Apa yang telah diberikan oleh Coach Hendri kami berterima kasih. Tapi kita juga bertekad bahwa kita main di rumah kita sendiri, dan semangat juang, kebersamaan, dan kekompakan harus kita tingkatkan. Itu wajib,” ujarnya.
Senada hal tersebut, pemain Barito Putera, Muhammad Iqbal Gwijangge, menilai pergantian pelatih merupakan hal yang biasa dalam sepak bola. Ia memastikan para pemain tetap kompak dalam latihan dan telah melakukan evaluasi untuk mempersiapkan diri menghadapi Persiba.
“Bagi saya itu hal yang normal ya di sepak bola dan itu semua bisa terjadi. Yang paling penting bagaimana pemain pun menyikapi hal tersebut, kita tetap kompak. Kita tidak ada alasan tidak ada coach dan segala macam. Semua pemain tetap kompak di latihan sehari-hari, kita sudah evaluasi semuanya,” ucap Iqbal.
Iqbal menambahkan, seluruh pemain telah sepakat untuk bekerja keras dan memberikan penampilan terbaik dalam pertandingan kandang tersebut. Ia berharap hasil evaluasi dan persiapan tim dapat membawa Barito Putera kembali meraih kemenangan.
“Semua pemain sudah siap untuk menghadapi pertandingan besok karena kita harus memenangkan pertandingan besok. Para pemain sudah mengevaluasi apa yang terjadi di pertandingan kemarin dan saya rasa semua pemain sudah siap,” ujar Iqbal.
Di sisi lain, lini pertahanan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam evaluasi tim. Frans menyebut, tim pelatih telah membahas kekurangan permainan bersama para pemain agar kesalahan pada pertandingan sebelumnya tidak kembali terulang.
Menghadapi Persiba, Frans meminta anak asuhnya tetap waspada dan tidak menilai kekuatan lawan hanya berdasarkan hasil pertandingan sebelumnya. Menurutnya, fokus utama tim adalah mempersiapkan permainan sendiri dan memaksimalkan peluang meraih tiga poin.
“Kita tidak melihat hasil mereka, tapi kita melihat tim kita sendiri. Bagaimana agar besok kita bisa memberikan yang terbaik untuk Barito Putera khususnya, dan bagi seluruh pendukung Barito Putera di Kalimantan Selatan,” ujar Frans dikutip SuarIndonesia dari rri.co.id, Jumat (9/10/2026).
Dukungan suporter dan kekompakan pemain diharapkan menjadi modal bagi Laskar Antasari untuk bangkit saat menghadapi Persiba Balikpapan. Barito Putera pun berupaya memaksimalkan laga kandang ini untuk mengamankan tiga poin sekaligus memperbaiki performa pada kompetisi musim ini. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















